Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Serba Serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba Serbi. Tampilkan semua postingan

Kelebihan dan Kekurangan Berbisnis Secara Drop Ship

dropshipping, drop shipping, bisnis mudah,

SERBA SERBI - Drop Ship. Memiliki usaha sendiri tentunya menjadi impian bagi sebagian besar orang, bahkan oleh orang-orang yang telah memiliki pekerjaan tetap. Namun berbagai kendala sering menjadi penghaang dalam mewujudkan impian tersebut. Beberapa diantaranya adalah pada masalah modal, baik itu modal tempat usaha, modal pengadaan barang, dan lain sebagainya. Tentu hal tersebut juga Anda alami bukan?

Kemajuan jaman sekarang ini telah merubah semua itu. Berbagai kemudahan bisa dengan mudah diakses oleh hampir semua orang. Akses internet mampu memperluas cakupan pasar pelaku usaha. Dan sekarang ini, dengan memanfaatkan kemudahan-kemudahan tersebut, hampir setiap orang kini bisa menjalankan bisnis dengan sistem drop ship.


Sistem ini sangat-sangat mudah, karena Anda menjalankan bisnis Anda, namun Anda tidak perlu mengurusi masalah pengadaan barang, menyediakan gudang, hingga pengiiman barang. Orang lain yang akan melakukan hal tersebut untuk Anda. Yang perlu Anda lakukan hanya menjual, kemudian membayar pada pemasok/supplier Anda. Selesai.

Alur ekonomi dalam sistem bisnis ini adalah sebagai berikut:

  1. Anda menjual barang dari supplier Anda menggunakan harga yang sudah Anda perhitungkan.
  2. Pembeli/buyer membayar pada Anda (barang + ongkir).
  3. Anda membayar pada supplier.
  4. Supplier mengirim barang pesanan ke alamat pembeli/buyer Anda atas nama bisnis Anda/perusahaan Anda.
Kelebihan Drop Ship

Sistem ini jelas menawarkan bisnis berbiaya rendah untuk Anda. Ini sangat masuk akal, karena Anda sama sekali tidak memiliki kewajiban mengeluarkan modal mendirikan toko sebagai tempat berdagang dan sekaligus gudang penyimpanan barang, tidak perlu pusing mengurusi pengiriman. Yang Anda lakukan hanya memasarkan, dan Anda akan memperoleh keuntungan dari selisih harga yang Anda tawarkan.

Karena Anda sama sekali tidak terikat oleh keberadaan toko secara fisik, Anda bisa menjalankan bisnis Anda dimanapun dan kapanpun. Variasi produk yang Anda tawarkan juga tidak terbatas.

Kekurangan Drop Ship

Dengan semua kemudahan yang Anda peroleh, tentu ada beberapa kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan. Sebagai pebisnis drop ship, keuntungan yang anda peroleh terbilang tipis, karena Anda berada pada posisi terendah dalam alur penjualan, terutama jika komoditi bisnis yang anda pilih merupakan produk yang memiliki persaingan pasar yang cukup padat. 

Anda memang diberi kemudahan. Anda tidak perlu mengurusi pengadaan barang, pengemasan hingga pengiriman. Praktis memang. Namun itu sama artinya bahwa Anda sama sekali tidak memiliki kontrol terhadap barang yang Anda jual. Jika barang yang Anda pesan ternyata kehabisan stok dan baru siap beberapa hari kedepan, ini tentu artinya Anda akan mengecewakan pelanggan Anda. Meskipun itu bukan tanggung jawab Anda, namun pelanggan pasti akan memberikan penilaian mereka pada diri Anda atau perusahaan Anda.

Mengatasi hal ini, Anda dianjurkan untuk melakukan analisa mendalam terlebih dahulu, baik mengenai komoditi yang ingin Anda jual, seperti harga dipasaran, ketersediaan stok barang, dll. Rekam jejak calon supllier barang juga perlu Anda perhatikan..

Semoga bermanfaat. Amin...

Kapan Waktunya Untuk Ekspansi Bisnis?

kantor cabang, kiat bisnis

Ketika bisnis yang Anda jalankan mulai berjalan dengan baik dan stabil, sebagian besar orang biasanya akan memilih untuk mendiamkannya, dengan pertimbangan jika memang sudah baik mengapa harus membuat suatu perubahan? Namun faktanya adalah, bahwa jika bisnis yang dijalankan sudah stabil, mungkin sudah waktunya bagi Anda untuk mengembangkan bisnis Anda. Jadi bagaimana Anda bisa tahu kapan waktu yang tepat untuk memulai program ekspansi bisnis dan apa cara terbaik untuk melakukannya?
Membangun Basis Pelanggan Anda

Ada banyak cara yang berbeda untuk memperluas bisnis yang menguntungkan tapi yang paling jelas adalah dengan membangun basis pelanggan Anda. Pertama, mencari cara untuk menjaga basis pelanggan Anda yang ada senang, mungkin dengan menawarkan produk dan layanan baru. Kedua, selalu mencari cara-cara baru yang menarik dan efisien sekaligus efektif untuk menemukan pelanggan baru.

Carilah Pelanggan Baru

Pelanggan adalah komponen penting dari bisnis. Apakah Anda menjual sparepart mesin atau jasa akuntansi, tanpa adanya pelanggan, maka bisnis Anda akan berakhir. Sebenarnya tidak ada istilah pelanggan tetap dimana mereka akan terus kembali dari waktu ke waktu, tidak peduli seberapa baik Anda memasarkan produk dan jasa Anda, akan datang suatu waktu ketika Anda harus mulai mencari pelanggan baru. 

Salah satu cara untuk mengembangkan bisnis dan menarik pelanggan baru adalah dengan menjalankan bisnis sampingan yang masih terkait dengan bisnis utama. Misalnya, Anda memiliki bisnis mobil, jika Anda mulai bisnis membeli dan juga menjual mobil, basis pelanggan Anda tentu akan semakin luas dan Anda dapat memasarkan layanan Anda untuk kedua set pelanggan. Melakukan ekspansi ke sektor baru adalah cara yang bagus untuk mengembangkan bisnis dan jika Anda kemudian memutuskan untuk menjual bisnis Anda di kemudian hari, umumnya bisnis Anda akan jauh lebih menarik bagi calon pembeli.

Buka di Lokasi Baru

Cara lain untuk memperluas bisnis yang sudah sukses adalah dengan membuka kantor cabang di lokasi yang baru. Pendekatan ini memang tidak selalu efektif bagi semua bisnis, tetapi jika memang ada ruang untuk mencapai basis pelanggan baru di lokasi geografis lain, mungkin langkah untuk membuka cabang baru ini layak untuk dipertimbangkan. Salah satu pilihan yang bisa Anda coba adalah dengan membuka kantor virtual (kantor perwakilan) di lokasi baru untuk menguji kondisi pasar terlebih dahulu. Namun jika memang Anda sudah memiliki perhitungan matang mengenai lokasi baru yang Anda tuju, Anda bisa langsung membuka kantor cabang di sana.

Lakukan Riset Anda

Tidak ada dua bisnis yang benar-benar sama, jadi sebelum Anda mengambil keputusan untuk memperluas bisnis Anda, pastikan bisnis tersebut akan menguntungkan Anda. Perlu biaya yang harus Anda keluarkan ketika Anda memutuskan untuk melakukan ekspansi bisnis. Anda juga harus yakin bahwa pelanggan yang sudah ada tidak akan meninggalkan Anda ketika Anda memperluas bisnis dan mencari basis pelanggan baru.

Ada banyak keputusan yang harus dibuat sebelum memulai ekspansi bisnis, tetapi jika Anda sudah memperhitungkan kapan waktu yang tepat ekspansi dan rencana yang matang untuk setiap kemungkinan, ekspansi bisnis bisa membuat bisnis Anda jauh lebih kuat.


7 Dusta Mengenai Wirausaha Yang Harus Anda Ketahui Sebelum Memulai Bisnis Anda Sendiri

Kebohongan bisnis

Jika seseorang datang dan menanyakan pada Anda, "Apakah Anda ingin menjadi seorang Bos?" Tentu Anda akan menjawab "Ya!" Memang rata-rata orang selalu ingin menjadi seorang bos, memiliki perusahaan sendiri, memiliki kebebasan waktu, dan lain sebagainya. Satu-satunya cara untuk mendapatkan posisi tersebut adalah - tentunya - dengan menjalankan bisnis Anda sendiri. Namun apakah semudah itu untuk bisa memiliki bisnis sendiri? Faktaya adalah TIDAK. Ternyata tidak mudah untuk bisa memiliki bisnis sendiri. Meski memang banyak hal-hal menggiurkan yang bisa Anda peroleh, namun Anda juga tidak bisa begitu saja menyingkirkan hal-hal lainnya yang juga harus Anda penuhi.

Berikut ini beberapa dusta mengenai seluk beluk emulai bisnis yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mulai merintis bisnis Anda:

Kebohongan 1: Anda Tidak Perlu Menjadi Ahli di Bidang Anda
Tentu saja Anda perlu memilki keahlian menyangkut bisnis yang Anda jalankan. Jangan memulai sebuah restoran hanya karena Anda suka makan. Pastikan terlebih dahulu Anda tahu bagaimana cara menjalankan sebuah usaha makanan. Memiliki keahlian di bidang bisnis Anda adalah penting, jika tidak, maka Anda harus siap menerima konsekuensinya.

Anda dituntut untuk selalu belajar. Tidak ada orang yang bisa tahu segalanya. Jadi sangat penting bagi Anda untuk terus menginvestasikan waktu Anda untuk belajar dan belajar mengenai bisnis yang ingin Anda jalankan terlebih dahulu.

Kebohongan 2: Anda Tidak Perlu Banyak Uang Untuk Memulai Bisnis
Uang sebagai modal utama untuk memulai bisnis Anda umumnya berasal dari dana pribadi Anda. Anda memerlukan modal dasar keuangan yang kuat untuk bisa memulai suatu bisnis. Biaya besar itu relatif. Semua tergantung pada jenis bisnis yang ingin Anda jalankan, dan juga target pangsa pasar yang Anda bidik. Mungkin bisa Anda mulai dari beberapa ratus ribu, hingga jutaan rupiah. Mulailah dengan membuat anggaran biaya, baik itu biaya bisnis atau biaya pribadi untuk tahun pertama. 

Pastikan juga Anda memiliki rekening tabungan cadangan. Untuk usaha kecil setidaknya dibutuhkan rata-rata 12-18 bulan untuk mencapai BEP, dan hingga saat itu tiba, sangat dianjurkan bagi Anda untuk menyisihkan cukup uang untuk menutupi pengeluaran Anda.

Kebohongan 3: Ada Waktu Tertentu Untuk Memulai Bisnis
Faktanya adalah: kapanpun adalah waktu yang tepat! Banyak orang, terutama oarang-orang Indonesia umumnya masih percaya dengan hal-hal yang bersifat kepercayaan, terutama dalam memilih hari-hari tertentu untuk hal-hal tertentu, termasuk diantaranya memilih waktu yang tepat untuk memulai usaha. Abaikan semua itu dan lakukan saja! Karena salah satu faktor penting dalam bisnis adalah WAKTU, dan setiap waktu yang terbuang adalah sebuah kesempatan yang pergi begitu saja.

Jadi, ketika Anda bertanya kapan waktu yang tepat untuk memulai usaha, maka jawabannya adalah SEKARANG.

Kebohongan 4: Anda Harus Berhenti Bekerja Untuk Memulai Bisnis
Anda tidak perlu keluar dari pekerjaan Anda untuk bisa terjun ke dalam dunia kewirausahaan. Ada cara lain untuk menjadi seorang pengusaha.

Anda bisa memulai bisnis Anda sebagai bisnis sampingan. Dengan begitu Anda dapat menjalankan bisnis Anda tanpa harus berhenti dari pekerjaan Anda. Setelah bisnis Anda dirasa layak secara finansial, baru kemudian Anda dapat memutuskan untuk berhenti bekerja dan mengabdikan diri sepenuhnya mengurus bisnis Anda.

Kebohongan 5: Yang Anda Perlukan Hanyalah Sebuah Impian
Jika semua yang Anda butuhkan adalah sebuah mimpi untuk memulai bisnis, maka semua orang pasti akan melakukannya. Kehadiran mimpi memang tidak bisa dielakkan untuk menentukan arah tujuan kita. Namun yang terpenting adalah bahwa Anda melakukan sesuatu yang Anda nikmati. Keberhasilan Anda akan tergantung pada rencana bisnis Anda dan kemampuan untuk mengidentifikasi target pelanggans.

Kebohongan 6: Pemasaran Itu Mahal
Begitu banyak pengusaha membuat kesalahan dengan tidak memasarkan bisnis mereka karena mereka memiliki anggapan bahwa pemasaran itu terlalu rumit dan mahal. Pada kenyataannya, ada banyak cara pemasaran yang dapat Anda lakukan sendiri, seperti blogging, menggunakan media sosial, atau melalui email.

Banyak pelaku bisnis kecil yang sukses menggunakan cara ini. Tidak hanya murah, bahkan banyak diantaranya justru bisa dimanfaatkan secara gratis.

Kebohongan 7: Ada Tidak Ada Lagi Yang Perlu Dipelajari
Apa Anda setuju dengan hal itu? Setelah Anda memulai bisnis Anda, Anda mungkin sudah membaca semua buku, blog, atau dari sumber-sumber lain mengenai bagaimana tata cara untuk memulai bisnis sebelumnya. Apa semua itu sudah cukup? Salah. Anda perlu untuk terus belajar, karena dunia bisnis adalah dunia yang selalu berubah secara dinamis. Selalu ada informasi baru yang perlu segera Anda ketahui, terutama karena perubahan teknologi yang berkenaan dengan bisnis Anda. Selalu berusaha untuk tetap update dalam berbisnis sama artinya dengan menjaga bisnis Anda senantiasa kompetitif.

Ada banyak trik di luar sana mengenai tata cara untuk memulai bisnis. Satu hal yang terpenting, Anda harus mencari tahu sendiri apapun yag berkaitan dengan bisnis yang ingin Anda bangun. Perjalanan setiap orang berbeda. Anda harus menentukan sendiri jalan Anda.

Mengapa Suatu Bisnis Bisa Gagal Dan Sebagian Lagi Sukses (Bagian 1)

Penyebab gagal bisnis

SERBA SERBI - Bisnis. Mungkin Anda pernah bertanya-tanya mengapa dari begitu banyak bisnis-bisnis baru yang bermunculan, ternyata begitu sedikit yang berhasil?

Memang suatu fakta yang menyedihkan bahwa hanya sekitar 50% dari para pelaku bisnis baru yang akhirnya mampu bertahan. Yang lebih buruk lagi adalah bahwa hanya sekitar sepertiga dari 50% itu yang bertahan hidup selama 10 tahun atau lebih. Namun begitulah kehidupan seorang pengusaha, tak pernah kenal ampun. Dan ini merupakan suatu tantangan yang konstan. Sebuah tantangan yang harus Anda hadapi, dan salah melangkah maka Anda akan keluar dari bisnis.



Umumnya suatu bisnis menemui kegagalan karena berbagai alasan, diantaranya:

  • Kurangnya perencanaan - Hal ini termasuk rencana jangka pendek dan jangka panjang. Rencana Anda harus bisa menentukan dimana posisi bisnis Anda berada dalam beberapa bulan ke depan sampai beberapa tahun ke depan. Tentukan target yang terukur dan juga hasil yang ingin Anda capai. Kegagalan dalam merencanakan bisnis akan berakibat buruk terhadap bisnis Anda.
  • Ketidakmampuan untuk belajar dari kegagalan - Kita semua tahu bahwa kegagalan sesuatu yang tidak diinginkan oleh siapapun, namun sangat jarang pelaku bisnis yang mampu belajar dari kegagalan yang dialaminya. Faktanya, bisnis yang mengalami kegagalan, umumnya gagal karena beberapa alasan. Seringkali pengusaha gagal menggali pelajaran dari kesalahan mereka. Belajar dari kegagalan memang sulit.
  • Kurang manajemen - Contoh dari kurangnya manajemen adalah ketidakmampuan untuk mendengarkan, pengelolaan hal-hal mikro atau kurangnya kepercayaan, bekerja tanpa standar atau sistem sebagai acuan utama, komunikasi yang buruk, dan kurangnya umpan balik.
  • Kurangnya modal - Hal ini dapat disebabkan karena ketidakmampuan untuk menarik investor. Kurangnya modal merupakan kondisi yang mengkhawatirkan bagi sebuah bisnis. Hal ini bisa berujung dengan ketidakmampuan untuk membayar tagihan-tagihan, pinjaman, dan komitmen keuangan lainnya.
  • Lokasi yang salah - Lokasi salah tentunya merupakan suatu kerugian yang cukup vital. Jika bisnis Anda bergantung pengunjung langsung, maka lokasi bisnis merupakan kebutuhan strategis. Lokasi yang salah akan menyebabkan tingginya biaya akuisisi pelanggan Anda.
  • Kurangnya keuntungan - Pendapatan tidaklah sama dengan profit. Sebagai pengusaha Anda harus lebih mengutamakan pada profitabilitas bisnis. Profitlah yang memungkinkan adanya pertumbuhan bisnis.
  • Manajemen persediaan barang yang tidak memadai - Terlalu sedikit persediaan yang Anda miliki tentunya akan merugikan penjualan Anda. Dan sebaliknya, terlalu banyak persediaan akan mengurangi profitabilitas Anda.
  • Kurangnya fokus - Tanpa fokus, bisnis Anda akan kehilangan keunggulan kompetitifnya. Memang tidak mungkin bagi pelaku bisnis pemula untuk memiliki strategi yang jitu. Apa yang membuat pebisnis pemula sukses adalah kemampuan mereka untuk fokus pada target bisnisnya, dan kurangnya fokus dapat mengarah ke ketidakmampuan untuk mengambil langkah penyesuaian yang diperlukan.
  • Penggunaan dana pribadi - Bisnis Anda bukanlah bank pribadi Anda.
  • Overexpansion - Sangat mudah bagi pelaku bisnis untuk membuat kesalahan ketika mereka mengembangkan bisnis mereka terlalu cepat. Banyak bisnis yang cepat berkembang kemudian berakhir bangkrut.
  • Faktor ekonomi makro - Pengusaha memang tidak dapat mengendalikan faktor ekonomi makro. Faktor ekonomi makro yang umum adalah: siklus bisnis, resesi, perang, bencana alam, utang pemerintah, dan inflasi.
  • Tidak memiliki rencana suksesi - Pemimpin masa depan harus bisa mengidentifikasi suksesi bisnisnya. Tanpa rencana suksesi yang efektif bisnis Anda tidak siap untuk mengisi kekosongan posisi karena adanya pensiun, keberangkatan tak terduga, atau kematian.
Semoga bermanfaat. Amin..
Tunggu ulasan lengkap selanjutnya...

Menghadapi Kompetisi Bisnis - Kenali Pesaing Anda (Tamat)

menghadapi kompetisi bisnis, persaingan usaha, tips bisnis, tips usaha

SERBA SERBI - Persaingan Bisnis. Jika Anda telah mengenali siapa-siapa empat jenis pesaing bisnis Anda (baca artikel sebelumnya), kini tiba waktunya bagi Anda untuk bisa mengembangkan strategi-strategi untuk menghadapinya.

Tidak peduli apapun jenis bisnis yang Anda jalani keberhasilan Anda akan selalu berhubungan dengan kegagalan orang lain. Dan Anda tidak bisa hanya duduk-duduk santai dan hanya menunggu mereka membuat kesalahan. Anda harus terus menekan mereka sampai akhirnya Anda melihat sebuah kesempatan di mana Anda bisa menyalip mereka.


Jika Anda ingin mendapatkan modal dari investor, terlebih dahulu Anda perlu memahami dan secara jelas melakukan presentasi mengenai berbagai kelebihan Anda dibandingkan dengan pesaing Anda. Keunggulan kompetitif Anda juga harus bisa menjadi bagian dari "elevator pitch" Anda dan juga semua alat pemasaran Anda. Sederhananya, Anda harus mampu menjelaskan kepada orang-orang apa yang membuat bisnis Anda lebih baik, berbeda dan lebih mungkin untuk bertahan hidup dalam jangka panjang daripada bisnis lain.

Kebanyakan pelaku bisnis pikir bisnis mereka lebih baik atau berbeda dari bisnis lainnya, tetapi Anda pasti akan terkejut, karena kenyataan sebenarnya mungkin sangat berbeda dari apa yang Anda pikirkan.

Berikut adalah beberapa contohnya:

Sebuah Produk atau Jasa yang lebih baik. Topik ini yang paling sering dibahas oleh para pelaku bisnis berkenaan dengan "keunggulan kompetitif." Produk atau jasa mereka jelas lebih unggul daripada orang lain. Ini mungkin benar, tetapi jika Anda memiliki hak paten atau ada "regulasi legal lainnya" (seperti peraturan pemerintah atau persyaratan lisensi misalnya) untuk mencegah orang-orang lain yang juga ingin masuk ke bisnis Anda, keberhasilan Anda akan segera menelurkan para "peniru" yang akan ikut mendulang keuntungan dari bisnis Anda. Untuk tetap berada di depan para "peniru," Anda harus terus-menerus melakukan perbaikan dan perubahan pada produk atau jasa Anda. Cepat atau lambat, Anda akan bosan, jatuh dan mereka akan mengejar dan mengambil alih bisnis Anda.

Harga yang Anda tawarkan. Orang tidak mau membayar "per jam" atau "harian" lagi. Mereka lebih memilih untuk membayar biaya yang wajar untuk layanan yang mereka terima, tetapi umumnya mereka selalu ingin tahu lebih dulu biaya yang diperlukan. Mereka ingin pembayaran yang efektif dan efisien - satu cek untuk semuanya. Anda bisa menerapkan ini pada bisnis Anda, dengan membuat beberapa layanan atau produk menjadi paket-paket tertentu untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, sekaligus menaklukkan kompetitor Anda.

Bagaimana Anda Mengirimkan Barang. Orang-orang kebanyakan pada dasarnya malas. Mereka tidak ingin bersusah payah untuk mendapatkan produk dan jasa Anda. Mereka ingin kenyamanan. Dan tugas Anda adalah memberikannya kepada mereka, maka Anda akan mengalahkan pesaing Anda. Jika Anda adalah sebuah depo beras, coba tawarkan layanan antar ke setiap rumah pelanggan Anda.

Berlakukan kebijakan "Tidak Ada Pembelian Minimum." Kirim semua pemesanan ke alamat pelanggan Anda, dengan sedikit tambahan biaya tentunya.

Lokasi Anda. Pilih lokasi bisnis Anda sedekat mungkin dengan pelanggan Anda. Orang tidak akan melakukan perjalanan lebih dari 5 Km untuk membeli pizza. Jika lingkungan perumahan terletak di ujung utara kota, jangan menyewa ruang bisnis Anda di ujung selatan kota.

Jika Anda membuka bisnis makanan, sewa ruang di mal di mana ada kios-kios makanan lainnya. Orang-orang sangat menyukai konsep "one stop shopping," terutama jika meeka tidak perlu berpindah-pindah tempat yang jauh untuk mendapatkan apa yang mereka cari.

Siapa diri Anda. Apakah Anda berbicara bahasa Sunda, Jawa, Padang, Batak atau bahasa Inggris mungkin? Orang-orang di sekitar Anda mungkin berasal dari berbagai etnis yang mungkin tidak dilayani secara memadai oleh pebisnis lain karena hambatan bahasa. Biarkan mereka tahu Anda "berbicara bahasa mereka" dan Anda dapat menemukan ribuan pelanggan setia yang tidak bisa dicapai oleh pesaing Anda.

Kepribadian Anda. Kepribadian Anda mungkin merupakan keunggulan kompetitif terkuat, terutama dalam bisnis layanan pribadi. Orang-orang umumnya sering takut jika harus berurusan dengan pengacara, akuntan, arsitek, tukang pipa dan profesional lainnya karena:
  • Mereka takut mereka akan ditagih berlebihan;
  • Mereka takut para profesional akan memandang mereka rendah karena merekalah membutuhkan jasa para profesional ini; dan / atau
  • Mereka takut para profesional akan menjual jasa diluar kebutuhan mereka.
Jika Anda memiliki kemampuan untuk menjangkau pelanggan Anda, mengundang mereka ke dalam dunia Anda, membuat mereka nyaman (atau bahkan tertawa), dan menunjukkan kepada mereka bahwa tidak ada jarak antara Anda dengan pelanggan Anda, mereka jauh lebih mungkin untuk membeli layanan Anda ketimbang dari pesaing Anda.

Semoga bermanfaat. Amin...

Lelah Kerja Keras? Sekarang Saatnya Kerja Cerdas!

kerja cerdas

SERBA SERBI - Kerja Cerdas. Tidak peduli apakah itu karena adanya dorongan ekonomi makro, dorongan pribadi, inspirasi atau memang hanya kebutuhan untuk memiliki jadwal yang fleksibel untuk merubah kehidupan keluarga, lanskap dunia bisnis kecil berubah karena orang-orang yang beralih menjadi pengusaha juga terus berkembang. Bagaimana mereka melakukannya?

Faktor kunci yang dilakukan oleh pelaku bisnis sukses untuk membuat bisnis mereka benar-benar bekerja adalah hanya dengan belajar untuk bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Berikut ini beberapa poin yang bisa Anda lakukan untuk bisa merubah pola kerja Anda dari sekedar bekerja keras menjadi bekerja cerdas:


Menerima bahwa tidak semuanya bisa sempurna. Mungkin Anda sudah pernah mendengar istilah "nobody is perfect" bukan? Begitu juga dengan bisnis. Banyak pelaku bisnis yang selalu berusaha untuk membuat bisnis mereka sempurna. Pada kenyataannya, terkadang cukup baik adalah cukup. Terus-menerus mencari kesempurnaan dapat memperlambat pengembangan bisnis, dan peluang anda akan direbut pesaing Anda. Sebenarnya, justru karena tidak ada yang sempurna, maka perbaikan terus-menerus harus menjadi bagian dari proses bisnis Anda.

Mengelola ekspektasi kewirausahaan Anda. Ide bisnis sangatlah berbeda dengan realitas menjalankan bisnis. Tidak sedikit pelaku bisnis pemula memulai bisnisnya dari nol dan dengan anggaran operasional yang kecil dan dengan satu atau beberapa orang saja yang menjalankan bisnis, yang berarti banyak tugas yang tidak jarang harus merangkap pekerjaan. Tetap jaga tujuan jangka panjang Anda dalam pikiran.

Tentukan bagaimana Anda memilih karyawan bisnis Anda. Karyawan adalah elemen yang berharga dalam sebuah bisnis. Sebuah rencana bisnis yang baik diantaranya adalah mengenai pemilihan staf bisnis. Anda perlu mengembangkan proses wawancara dengan pertanyaan-pertanyaan terbuka pada para kandidat karyawan ini mengenai bagaimana mereka memikirkan sebuah solusi untuk masalah bisnis Anda hadapi. Manfaatkan referensi yang ada, atau dari sumber-sumber yang Anda percaya. Mempekerjakan terlalu cepat atau mempekerjakan orang yang salah bisa sangat fatal bagi Anda.

Carilah mentor untuk bertindak sebagai penasihat dan dapat membantu membimbing Anda membangun bisnis kecil Anda. Anda percaya bahwa tidak ada bisnis yang berdiri sendiri? Mungkin kini saatnya anda mempercayai hal itu. Jika ada pepatah yang mengatakan "dibalik suksesnya seorang laki-laki, ada perempuan hebat dibelakangnya", maka dalam bisnis juga berlaku hal serupa. Pasti ada seseorang atau beberapa orang yang berada di belakang pelaku bisnis tersebut. Carilah seorang mentor yang bisa membantu Anda, sebagai penasihat, dan bisa berbagi banyak hal untuk kemajuan bisnis Anda. Bergabunglah dengan kumpulan wirausaha, atau bergabung dengan klub-klub bisnis. Anda akan mendapatkan berbagai perspektif mengenai positif dan negatif bisnis yang Anda jalankan.

Memanfaatkan media digital untuk menjalankan bisnis Anda. Banyak hal yang bisa Anda lakukan dan Anda dapatkan di era digital seperti sekarang ini. Berbagai perangkat online memungkinkan para pengusaha untuk meningkatkan efisiensi kerja dan sekaligus memangkas biaya operasional tentunya.

Mengembangkan skala rencana dan mengembangkan bisnis Anda. Plot target akhir Anda sekarang - dan ganggam dalam pikiran. Pengusaha pemula sering bermimpi untuk mengembangkan bisnisnya menjadi suatu perusahaan besar, tapi seperti itu cara kerjanya. Seringkali bisnis tumbuh, lalu kemudian menjadi datar-datar saja, tanpa perubahan apapun. Untuk bisa mengukur skala suatu bisnis, menjual solusi untuk pelanggan hanya sebagian kecil dari teka-teki yang lebih besar. Memberikan suatu solusi dan menaikkan angka permintaan sangatlah membutuhkan suatu perencanaan yang strategis. Pikirkan mengenai strategi pertumbuhan jangka panjang Anda.

Benar-benar fokus, mendengarkan dan belajar dari pelanggan Anda. Lakukan hal ini secara konsisten! Tentukan suatu mekanisme untuk mendapatkan umpan balik dari pelanggan Anda. Berbicaralah dengan pelanggan Anda. Jangan kehilangan kontak dengan mereka karena kebutuhan mereka akan berubah dari waktu ke waktu. Jika tidak, orang lain yang akan mendengarkan dan memberikan solusi baru. Dengar, belajar, berkembang.

Semoga bermanfaat. Amin..

Menghadapi Kompetisi Bisnis - Kenali Pesaing Anda (Bagian 1)

mengenai pesaing bisnis anda

SERBA SERBI - Persaingan Bisnis. Sebagai pelaku bisnis, Anda tentu sudah melakukan pertimbangan matang sebelum benar-benar terjun pada bisnis yang Anda geluti sekarang ini. Tidak ada bisnis yang "mudah" ataupun "sulit". Semua bisnis memiliki kendala masing-masing. Yang menentukan kadar kesulitannya hanyalah diri Anda sendiri.

Terkadang kita masih saja menemukan ada penawaran bisnis dengan embel-embel "bisnis bebas persaingan", "cara mudah jadi kaya", dan bla bla bla lainnya. Apa ada sebuah bisnis yang seperti itu? Apa ada bisnis yang tanpa persaingan? Seorang pelaku bisnis pernah berkelakar, "bahkan bisnis gali kubur aja sekarang ini susah, persaingannya makin ketat!" Jika Anda memiliki bisnis yang "tanpa pesaing", mungkin Anda memang terlalu jauh di depan, sehingga tidak ada atau memang belum ada orang yang melirik bisnis Anda. Hoem delivery drone? Wow... Drone? Home delivery?


Ada 2 alasan yang muncul mengapa beberapa pelaku bisnis (umumnya pelaku bisnis pemula) ini berpendapat bahwa bisnis yang dijalaninya itu bebas persaingan:
  • Pebisnis pemula ini berpendapat bahwa persaingan itu adalah hal yang buruk dan jahat. Padahal disadari atau tidak, persaingan akan terjadi, bahkan pada bisnis yang jelas-jelas berbeda.
  • Umumnya mereka memang kurang mencari lebih jauh terhadap dunia persaingan pada bisnis mereka.
Kompetitor umumnya terbagi menjadi 4 kategori. Ini yang harus Anda kenali secara sungguh-sungguh. Mari kita simak satu persatu:


Musuh. Ini adalah kompetitor yang paling mudah untuk Anda kenali keberadaannya. Mereka biasanya akan melakukan hal yang persis sama dengan yang Anda lakukan, menargetkan pelanggan yang sama, dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan yang Anda coba untuk penuhi.

Misalnya, jika Anda menjalankan sebuah bisnis restoran pizza di Jalan A, maka semua restoran pizza dalam radius 5 km dari bisnis Anda adalah musuh.

Si Pengganti. Pesaing seperti ini terkadang mudah, terkadang juga agak sulit dikenali. Pesaing seperti ini memang tidak tampak mirip seperti Anda, tetapi mereka menargetkan pelanggan yang sama dan mencoba untuk memenuhi kebutuhan seperti yang Anda tawarkan.

Misalnya, jika Anda menjalankan sebuah warung bubur ayam di Jalan A, maka semua warung bubur ayam lainnya jelas adalah musuh, tapi warung nasi kuning di seberang jalan mungkin bisa menjadi Si pengganti - jika orang mencari makan siang sebentar, mereka bisa saja memilih antara bubur ayam atau nasi kuning, bukan begitu?

Untuk menemukan si pengganti ini, maka Anda mengajukan pertanyaan berikut pada diri Anda sendiri: kalau orang-orang tidak lagi membeli produk dan jasa saya, lalu apa produk dan layanan yang lebih murah akan mereka beli sebagai gantinya?

Kotak Besar. Pesaing janis ini adalah seseorang yang jauh lebih besar dari Anda, yang menargetkan pelanggan yang sama, dan mencoba untuk memenuhi kebutuhan yang sama dengan yang Anda coba penuhi. Mereka mungkin belum secara langsung berada berhadap-hadapan dengan Anda, tetapi jika mereka akhirnya datang ke pasar Anda, mereka akan menggunakan kemampuan ekonomi mereka untuk menyingkirkan Anda.

Contoh pesaing kotak besar:
  • Pengecer besar seperti Carefour, Giant, Hypermart, dan sejenisnya.
  • Restoran seperti Wendys, McDonald, dan sejenisnya.
  • Waralaba apapun bentuk dan jenisnya.
Satu-satunya cara untuk bersaing dengan "kotak besar" adalah dengan menawarkan pada pelanggan Anda sesuatu yang pesaing kotak besar ini tidak lakukan.

Pengambil alih. Ini merupakan pesaing yang paling berbahaya, dan pada banyak kasus merupakan yang paling kuat. Mereka ini adalah orang-orang, perusahaan atau inovasi teknologi yang akan membuat produk dan jasa Anda tampak usang.

Saat ini, Internet adalah pengambil alih yang terbesar bagi banyak pelaku bisnis. Membeli secara online jauh lebih nyaman (dan biasanya lebih murah) daripada membeli membeli secara langsung. Anda dapat menemukan apa pun yang Anda inginkan secara online, bahkan tidak jarang bebas biaya. Jika orang-orang dapat membeli barang-barang yang Anda jual secara online, cepat atau lambat Anda akan keluar dari bisnis.

Kebiasaan Yang Membuat Diri Anda Menjadi Pribadi Yang Menyenangkan

SERBA SERBI - Pribadi Super. Jika Anda punya aspirasi yang tinggi, bakat dan motivasi, maka semua itu hanya lah prasyarat untuk menjadi pekerjaan profesional. Yang benar-benar Anda butuhkan untuk bisa membawa diri Anda ke posisi puncak adalah sebuah kepribadian yang karismatik.

Napoleon Hill, penulis buku laris barjudul "Think and Grow Rich," telah meneliti kebiasaan-kebiasaan orang yang paling menyenangkan dalam esainya "Develop A Pleasing Personality," yang ada dalam buku "The Science of Success."



Pada akhir abad ke-19, pesona yang dimiliki oleh seorang Charles M. Schwab telah mengangkat dirinya dari seorang buruh menjadi seorang eksekutif dengan gaji $.75.000 dan bonus jutaan dolar lainnya (sebuah nominal sangat besar untuk saat ini), menurut Hill.

Seorang pelaku industri legendaris bernama  Andrew Carnegie berkata pada Hill bahwa "gaji tahunan yang dia dapat adalah atas pekerjaan yang dilakukan oleh Schwab, tapi bonus-bonus itu diterimanya atas kepribadian Schwab yang menyenangkan, sehingga bisa menggerakkan orang-orang disekitarnya."

Berikut adalah 14 kebiasaan orang-orang yang sangat menyenangkan orang lain yang sangat mungkin bisa merubah cara pandang dan persepsi orang terhadap diri Anda dan menggerakkan mereka..

pribadi menyenangkan


Semoga bermanfaat. Amin...

Pemikiran yang Menghambat Kesuksesan Anda

pikiran negatif, serba serbi bisnis

SERBA SERBI - Pikiran Negatif. Memasuki tahun 2015, adalah saat yang tepat untuk berkomitmen untuk memperbaiki diri Anda dan bisnis Anda di tahun baru ini. Sayangnya, mungkin masih ada beberapa pemikiran-pemikiran yang justru bisa menghambat diri Anda tumbuh berkembang. Pemikiran-pemikiran ini tanpa sadar akan menggerogoti semangat juang Anda, dan pada akhirnya akan berpengaruh pada bisnis yang tengah Anda jalani. Berikut adalah beberapa pikiran-pikiran negatif yang dapat menghambat Anda untuk mencapai potensi Anda sepenuhnya.


  • Saya tidak cukup mampu
  • Lebih baik blending dengan yang lain daripada tampil menonjol
  • Saya kehilangan tujuan
  • Saya tidak akan bahagia sampai saya mencapai tujuan saya
  • Ini semua terlalu berat untuk saya
  • Saya butuh bantuan dari siapapun
  • Semua sudah terlambat
  • Saya tidak mempercayai siapapun, termasuk diri saya sendiri
  • Saya sendirian
  • Ini semua bukan salah saya
Jangan pernah menyerah dan menyia-nyiakan kekuatan yang Anda miliki. Raih semua yang menjadi tujuan Anda. Gunakan semua pemikiran-pemikiran di atas untuk mengingatkan diri Anda untuk tidak pernah melepaskan kendali atas hidup Anda atau bisnis lagi.

Mudah-mudahan, saran ini akan membantu menghalau beberapa pikiran negatif dan juga emosi yang dapat melumpuhkan bisnis Anda di masa yang akan datang.

Semoga bermanfaat. Amin...

9 Kebiasaan Yang Mengarah Pada Pengambilan Keputusan Yang Buruk

kebiasaan buruk

SERBA SERBI - Kebiasaan Buruk. Dalam upaya untuk memahami apa-apa yang menyebabkan pengambilan keputusan yang buruk, sebuah majalah bisnis nasional melakukan survey pada 50.000 entrepreneur dan membandingkan antara kebiasaan-kebiasaan mereka yang lebih sering membuat keuptusan yang buruk dengan meeka yang lebih sering membuat keputusan bagus. Dari survey yang dilakukan tersebut ditemukan setidaknya ada 9 kebiasaan yang ternyata bisa mengarahkan Anda pada pengambilan keputusan yang buruk.


Berikut 9 kebiasaan yang ditemukan :

Malas. Ini biasanya ditunjukkan oleh beberapa kegagalan, diantaranya gagal menemukan fakta, mengambil inisiatif, mengumpulkan input data, dan mengkonfirmasi asumsi yang dimiliki. Biasanya orang-orang seperti ini cenderung ceroboh dan enggan berpartisipasi. Mereka hanya bekerja mengandalkan pengalaman, dan tidak berani mencoba hal-hal baru.

Tidak mengantisipasi hal tak terduga. Banyak hal yang bisa terjadi pada diri kita, juga pada bisnis yang dijalani. Ada sebuah hasil survey yang menunjukkan bahwa jika seseorang menyempatkan diri atau waspada terhadap hal-hal terburuk yang tidak diperkirakan sebelumnya, mereka ini terbukti mampu mengatasi berbagai masalah. Sayangnya, kebanyakan orang justru terlalu asik dengan keputusan yang mereka ambil dan cenderung lupa untuk memikirkan langkah-langkah antisipasi jika terjadi sesuatu diluar rencana.

Tidak tegas. Tidak jarang Anda dihadapkan dengan data-data yang kompleks mengenai banyak hal berkaitan dengan laju bisnis Anda. Hal ini sering kali membuat Anda untuk larut pada data, Anda terlena dengan terus meminta data akurat lainnya, dan melakukan berbagai analisa-analisa sebelum mengambil keputusan. Jika laporan data-data dan proses analisa ternyata membutuhkan waktu lebih lama dari target waktu, Anda cenderung akan membuat keputusan yang buruk. Butuh ketegasan dalam mengolah data, lalu kemudian mengambil keputusan, lalu menjalankan hasil keputusan.

Terikat pada masa lalu. Tidak sedikit orang-orang yang mempunyai masa gemilang di mana mereka pernah mengambil keputusan terbaik dalam hidupnya. Namun orang-orang yang kemudian menjadi terbiasa menggunakan pendekatan-pendekatan yang sama terus menerus dan tidak mencari pendekatan yang baru.

Tidak memiliki keselarasan strategi. Keputusan yang buruk sering kali berakar dari gagalnya menyelaraskan antara strategi dengan masalah yang sedang dihadapi. Dengan tidak adanya keselarasan, maka akan sangat sulit menentukan strategi mana yang akan digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah.

Terlalu ketergantungan. Suatu keputusan tidak akan pernah dibuat jika harus menunggu seseorang, yang seseorang tersebut juga menunggu input dari seseorang lainnya. Seorang pembuat keputusan yang efektif terkadang harus menentukan keputusan sendiri jika diperlukan.

Terisolasi. Pengambil keputusan yang efektif sadar bahwa dengan melibatkan orang-orang dengan pengalaman dan keahlian yang relevan akan meningkatkan kualitas keputusan yang dihasilkan. Terkadang orang-orang tidak selalu memiliki network yang memiliki pengalaman juga keahlian yang relevan. Ada juga yang memang dengan sengaja tidak melibatkan orang lain karena ingin "tampil" sendiri. Yang tidak boleh dilupakan, mereka juga yang akan disalahkan atas keputusan yang buruk.

Tidak memiliki keahlian. Jika pengambil keputusan mengandalkan orang lain untuk menganalisa masalah tanpa memiliki persepsi pribadi, mereka akan mengalami kesulitan untuk mengintegrasikan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk menentukan keputusan. Orang-orang yang menentukan keputusan biasanya akan mencari orang-orang yang kompeten di bidangnya untuk membantunya.

Gagal mengkomunikasikan. Keputusan yang baik akan berakhir menjadi keputusan yang buruk jika orang lain tidak bisa memahami, atau bahkan tidak mengetahuinya sama sekali. Mengkomunikasikan hasil keputusan, rincian dan implikasinya, adalah sangat penting bagi kesuksesan hasil keputusan yang diambil.

Semoga bermanfaat. Amin..

Kebutuhan Konsumen Yang Perlu Diantisipasi Di Tahun 2015

antisipasi bisnis 2015

SERBA SERBI - Bisnis Tahun 2015. Dengan berbagai kemajuan di bidang teknologi, bertambahnya pelaku usaha baru, penggunaan perangkat mobile dan juga semakin meningkatnya penggunaan fasilitas pembayaran mobile diprediksi akan memberikan pengaruh besar pada dunia bisnis pada tahun 2015. Pemilik usaha kecil perlu mempersiapkan diri, beradaptasi dan tetap up to date pada hal-hal baru agar mampu memberikan apa yang diinginkan oleh pelanggan. Perubahan kebiasaan konsumen ini dipengaruhi oleh peningkatan dalam penggunaan teknologi ke dalam cara-cara orang-orang mencari dan membeli barang.


Memberikan pelayanan mobile yang nyaman. Seiring berjalannya waktu, pelanggan Anda akan menjadi lebih mobile oriented. Penggunaan smartphone akan terus meningkat, dan sebagai hasilnya, lebih banyak orang yang beralih ke aplikasi mobile untuk mencari barang kebutuhan mereka. Penggunaan akun media sosial seperti Facebook, Instagram, Path, Twitter, semuanya harus bisa Anda manfaatkan secara efektif

Memaksimalkan kekuatan e-commerce. Semakin memasyarakatnya berbagai teknologi mobile, konsumen saat ini semakin banyak yang beralih ke online shop untuk memenuhi kebutuhan serta gaya hidup mereka. Sebuah bisnis yang memiliki brand kuat serta lokasi yang pas juga tidak tertinggal dalam membangun pasar e-commerce. Dengan memperluas metode pembelian, Anda akan semakin mempermudah pelanggan untuk membeli barang-barang Anda, dan sekaligus akan meningkatkan baik brand awareness juga tingkat pembelian. Bahkan, pengamat ekonomi memprediksi bahwa tahun akan menjadi tahun keemasan online shoping, sehingga dengan memanfaatkan teknologi e-commerce, seperti pengembangan website secara efektif akan menjadi pertanda baik bagi bisnis Anda.

Memanfaatkan media sosial. Pemilik bisnis harus bisa mengefektifkan penggunaan media sosial untuk bisa tetap menjadi yang terdepan dalam membaca perubahan pola konsumsi dan preferensi pada pelanggan mereka. Media sosial adalah salah satu alat terbaik untuk ini karena bisa menjadi jembatan komunikasi antara bisnis Anda dan pelanggan Anda.

Semoga bermanfaat. Amin...

3 Langkah Meraih Kebebasan Finansial

kebebasan finansial

SERBA SERBI - Kebebasan Finansial. Ada banyak cara untuk memperoleh kekayaan. Tidak sedikit orang-orang disekitar kita mendapatkan kekayaannya dengan bekerja untuk orang lain atau pada sebuah perusahaan. Orang-orang seperti ini biasanya memiliki jabatan sebagai kepala bagian, manajer, direktur, CEO, dan lain sebagainya. Namun dari semua jabatan itu, mereka hanya menerima sedikit penghasilan dari pekerjaan yang mereka lakukan. Bukan mereka yang mendapatkan keuntungan yang sangat besar atas pekerjaan mereka.

Lalu bagaimana Anda bisa menjadi seperti itu? Menjadi orang yang ada di atas orang-orang ini. Seberapa besar kemungkinan yang Anda miliki?

Sebagian besar orang selalu bermimpi untuk menjadi orang kaya dalam sekejap. Tanpa jerih payah, tanpa proses panjang. Sebagian ada yang menempuh jalan cepat dengan menipu, mencuri, ada juga yang memilih untuk berjudi. Banyak cara yang bisa dijadikan pilihan. Namun apakah itu cara terbaik?

Cara yang terbaik adalah tentu saja dengan menjadi pengusaha. Menjadi pengusaha memungkinkan Anda untuk memiliki pendapatan tanpa batas, namun Anda juga memiliki kebebasan, baik itu waktu, finansial, dan lainnya.

Beruntung bagi Anda, karena ternyata ada 3 langkah sederhana yang bisa Anda tempuh untuk memperoleh kebebasan finansial dan menjadi pengusaha..

Langkah 1 : Mencari pekerjaan yang relevan.

Mungkin ini memang bukan tujuan akhir Anda. Namun dengan menjadi keryawan terlebih dahulu bukan berarti kesempatan untuk menjadi pengusaha menjadi hilang. dengan menjadi karyawan dengan pekerjaan yang relevan dengan keahlian yang Anda miliki, Anda berkesempatan untuk mengasah keahlian Anda, dan nilai tambahnya adalah, Anda juga dibayar selagi Anda mengasah keahlian Anda.

Langkah 2 : Menjadi pekerja lepas (freelancer)

Langkah berikutnya, Anda harus memanfaatkan waktu luang yang ada diantara waktu kerja Anda. Sebagai permulaan Anda bisa memulainya dengan memanfaatkan internet dan memulai bisnis online.

Ketika volume pekerjaan sampingan Anda terus bertambah dan bahkan mulai mendatangkan income yang sama atau bahkan mungkin melebihi dari gaji yang Anda dapatkan, maka itulah saatnya Anda melepaskan diri dari pekerjaan tetap Anda dan mulai fokus pada bisnis Anda sendiri.

Ada beberapa keuntungan dengan menjadi seorang freelancer, diantaranya
  • Anda bebas menentukan jam kerja Anda
  • Anda bisa bebas menentukan pekerjaan mana yang akan Anda kerjakan
  • Anda punya pendapatan tanpa batas
Setelah Anda memutuskan apa pekerjaan sampingan anda, maka yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah bagaimana mengembangkannya. Anda bisa melakukannya dengan :
  • Membangun brand Anda. Anda bisa melakukannya dengan membuat website, blog, media sosial. Permudah orang-orang untuk bisa menemukan Anda. Buat mereka mengenal Anda dengan baik, dan orang-orang akan berdatangan untuk berhubungan bisnis dengan Anda.
  • Mengasah keahlian Anda. Hadiri seminar, membaca buku, browsing di internet. Apapun yang bisa membuat Anda bisa lbih mendalami dan mengasah keahlian Anda.
  • Pasarkan bisnis Anda secara konstan. Pemasaran adalah satu hal yang tidak boleh Anda tinggalkan meski hanya sebentar. Lakukan secara konstan tanpa jeda, tanpa libur. Terus lakukan pemasaran atas bisnis Anda.
  • Lakukan riset atas elemen bisnis Anda. Anda harus tahu persis berapa biaya yang harus Anda keluarkan, bagaimana cara menulis kontrak kerja, bagaimana mempromosikan produk Anda, dll. Anda bisa berbagi informasi mengenai hal semacam ini dengan frelancer lainnya.
  • Tingkatkan terus produktifitas Anda. Produktifitas adalah sebuah grafik kerja yang harus selalu menunjukkan peningkatan. Jika sedikit saja grafiknya menunjukkan angka yang sama atau bahkan menurun, maka bisa dipastikan Anda akan tergilas dalam persaingan.
Langkah 3 : Transisi menuju kepemilikan bisnis secara utuh

Ketika Anda mulai kewalahan dalam menangani klien, maka sudah saatnya Anda mempekerjakan karyawan. Mulai dari satu orang karyawan, kemudian bertambah dan bertambah. Sampai pada akhirnya Anda sadar bahwa Anda telah menjadi seorang pemilik bisnis.

Namun, ada hal lain yang juga perlu Anda ketahui bahwa seiring berkembangnya bisnis yang Anda jalani, maka Anda juga membutuhkan keahlian-keahlian baru lainnya. Keahlian yang Anda miliki sebagai freelancer tidak lagi bisa Anda terapkan. Keahlian seperti manajemen, marketing, distribusi, dan lainnya. Konsep "learning by doing" mungkin bisa Anda terapkan, di mana Anda bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang mungkin Anda buat, namun ada baiknya Anda mengambil sebuah kelas bisnis untuk mempelajari keahlian-keahlian ini.

Memang sebuah kenyataan yang sangat di sayangkan di mana banyak orang ingin memperoleh kebebasan finansial, namun mereka justru terjebak dalam dunia profesional. Terlepas dari seberapa banyak uang yang Anda dapatkan, Anda tetap tidak memiliki kebebasan yang di miliki oleh orang yang membayar Anda. Bukan begitu?

Semoga bermanfaa. Amin...

Produktifitas dan Kebahagiaan Karyawan

tips bisnis, trik usaha

SERBA SERBI - Produktifitas. Terlepas apakah Anda seseorang pengusaha yang sedang merintis suatu bisnis, atau seorang eksekutif sebuah perusahaan dengan ribuan karyawan, akan sangat sulit bagi Anda untuk mengabaikan korelasi antara keuntungan yang diperoleh dengan karyawan-karyawan yang bahagia. Sebagai contoh, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard Business Review beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa karyawan yang bahagia memiliki rata-rata produktivitas 31% lebih tinggi, penjualan 37% lebih tinggi, dan tingkat kreativitas juga tiga kali lebih tinggi.

Tantangannya adalah bagaimana menemukan cara terbaik untuk membuat orang-orang dalam tim Anda selalu bahagia dan produktif. Menurut sebuah survey yang dilakukan oleh majalah Fortune, Google dinobatkan sebagai sebagai tempat kerja terbaik di dunia, dan itu mereka capai hanya dengan menyediakan makanan gratis untuk setiap karyawan dengan membuat beberapa dapur kecil yang jaraknya hanya membutuhkan waktu tiga menit dari setiap ruangan kantor, dan kesemuanya terbuka 24 jam sehari.



Sayangnya, hal tersebut nyatanya tidak mudah untuk dilakukan bagi sebagian besar perusahaan. Sebagian besar ahli setuju bahwa kebahagiaan di tempat kerja memang sulit. Psikolog Ron Friedman, dalam bukunya "The Best Place To Work," mengeksplorasi masalah ini secara rinci, dan beberapa poin yang ia tawarkan mudah-mudahan bisa memaksimalkan bisnis Anda:

Frekuensi reward lebih penting daripada ukuran. Umpan balik dalam bisnis menunjukkan bahwa umpan balik positif dan imbalan yang tidak terlalu besar namun sering justru cenderung membuat orang bahagia lebih lama ketimbang kebahagiaan besar namun sangat jarang. Bahkan penghargaan terbesar atau mungkin kenaikan gaji akan luntur dalam waktu kurang dari satu tahun, dan sebagian besar karyawan memang lebih memilih reward-reward kecil setiap beberapa hari.

Berbagai event positif yang bervariasi dapat mencegah adaptasi negatif.Orang-orang cenderung kehilangan ketertarikan terhadap hal-hal yang terjadi berulang-ulang, tidak peduli seberapa positif hal tersebut. Dengan melakukan wisata tentunya bisa memecahkan rutinitas kehidupan sehari-hari, serta membuat Anda benar-benar meresapi kenikmatan untuk bisa kembali ke rumah. Dan di tempat kerja, variasi-variasi tersebut bisa berupa event-event unik atau pemberian penghargaan tertentu setiap bulannya.

Pengalaman positif yang tak terduga memberikan dampak yang besar. Ketika sesuatu hal yang mengejutkan terjadi, otak kita secara otomatis akan menganalisa lebih dalam, sekaligus menyebabkan dampak emosional yang besar. Dengan demikian Anda harus lebih sering membuat beberapa kejutan-kejutan positif, seperti sesekali mengadakan acara makan siang bersama atau kegiatan khusus lainnya, untuk mengurangi dampak emosional dari suatu berita buruk misalnya.

Pengalaman hidup yang baru memiliki dampak yang lebih dari reward berupa barang.Fakta menunjukkan bahwa memberikan pengalaman hidup baru yang positif (misalnya, mengandarai balon udara, mencicipi minuman mahal, atau liburan ke Italia) cenderung memberikan dorongan kebahagiaan yang lebih besar daripada memberikan berbagai barang (televisi layar datar, jas mewah, atau tas).

Kebahagiaan bisa dipicu diluar kesadaran. Musik yang santai dapat meningkatkan suasana hati karyawan secara tidak sadar, begitu juga dengan aroma tertentu. Toko dan kasino biasa menggunakan "aroma marketing" untuk membuat pelanggan tetap berada di suasana hati yang positif, bukan untuk produktivitas, tetapi untuk meningkatkan optimisme mereka dan kesediaan mereka untuk menghabiskan uang mereka.

Fokus pada prestasi mengarah pada apresiasi pekerjaan yang lebih baik.Bisnis harus lebih banyak bertanya dan mendengar mengenai prestasi-prestasi yang dibuat oleh karyawan, daripada terus menerus fokus pada kesalahan atau kegagalan. Bertanya mengenai prestasi pada suatu grup akan mendorong adanya pengakuan dan ekspresi rasa syukur antar rekan kerja. Sebuah atmosfer kerja yang tentunya akan meningkatkan produktifitas.

Penelitian juga menunjukkan bahwa ketika anggota tim merasa senang di tempat kerja, mereka mampu berkolaborasi dengan lebih baik, bekerja untuk tujuan bersama, dan juga lebih inovatif. Itu berarti Anda harus bisa meningkatkan suasana hati orang-orang dalam tim terlebih dahulu, bisa dengan mentraktir minuman, memberikan kabar baik, atau kegiatan interaktif lainnya. Tujuannya adalah Anda bisa menyampaikan pola pikir yang akan menguntungkan kegiatan yang Anda tugaskan pada mereka.

Manajer dan eksekutif tidak boleh ragu memberikan penghargaan atau mengadakan acara makan siang bersama pada waktu-waktu luang. Semua interaksi yang bisa menyatukan karyawan dengan cara yang positif akan mampu memperpanjang produktivitas dalam jangka panjang. Karyawan yang produktif adalah orang-orang yang bersemangat, fokus, dan senang berada di tempat kerjanya.

Percaya atau tidak, menjadi bahagia dan produktif ini sangatlah mungkin bagi karyawan dalam suatu perusahaan, atau juga bagi pengusaha. Pada sebuah bisnis, karyawan yang bahagia akan membawa kesuksesan, dan sebaliknya, kesuksesan akan membawa kebahagiaan. Jika Anda ingin meniru kesuksesan Google sebagai tempat yang nyaman untuk bekerja, dan sebagai perusahaan yang sukses, mungkin sudah waktunya untuk meniru seperti yang mereka lakukan terhadap kebahagiaan karyawan.

Semoga bermanfaat. Amin..

Bagaimana Kurangnya Fokus Bisa Membunuh Bisnis Anda

trik bisnis
SERBA SERBI - Fokus. Banyak pengusaha pemula sangat bersemangat untuk menambahkan berbagai fitur ke dalam produk dan layanan baru mereka, dengan asumsi bahwa lebih fitur bisa menjadi suatu solusi untuk menarik lebih banyak pelanggan. Pada kenyataannya, lebih banyak fitur justru akan membuat suatu produk menjadi membingungkan dan kurang bermanfaat bagi semua orang. Fokus adalah seni dalam membatasi ruang lingkup pada fungsi utama yang benar-benar penting bagi mayoritas pelanggan.

YouTube fokus pada fitur video, Instagram fokus pada fitur foto, dan Amazon fokus pada bidang buku. Banyak pelaku bisnis pemula yang membuat business plan dengan mengintegrasikan semua fitur media sosial Facebook, Twitter, dan LinkedIn ke sebuah platform baru. Jangan lakukan itu.


Fakta menunjukkan ada beberapa alasan mengapa pelaku bisnis yang kurang fokus lebih berpeluang terseok-seok berjuang untuk bertahan hidup, kehilangan pasar dan investor, dan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan ruang lingkup mereka:
  • Waktu pemasaran hanya bergantung pada ukuran penawaran. Pada banyak domain bisnis di internet saat ini, kondisi pasar selalu berubah setiap sembilan puluh hari. Dengan biaya rendah, pesaing yang gesit akan muncul dengan cepat dan merebut pelanggan yang ada dan potensial. Jika Anda terus menambah fitur pada produk dan layanan Anda, maka Anda pun akan cenderung selalu merasa ada yang kurang, sehingga Anda terus menunggu dan menunggu waktu untuk memasarkannya, dan Anda akan tertinggal oleh pesaing.
  • Penawaran produk dengan fitur luas membutuhkan terlalu banyak infrastruktur. Meningkatkan angka penjualan itu sulit, dan membangun suatu proses dengan banyak fitur secara efisien tentu akan lebih sulit lagi. Setiap aspek pada setiap produk membutuhkan pengembangan, pengujian, manufaktur, pemasaran, dan distribusi. Probabilitas kegagalan naik secara eksponensial ketika jumlah fitur produk juga meningkat
  • Besar = lamban. Tahukah Anda bahwa untuk menjadi sukses, sebenarnya yang diperlukan adalah sebuah pengamatan, dan dari pengamatan itu kemudian bisa dipelajari apa yang benar-benar bisa berhasil di pasar dan dalam proses penjualan. Apakah Anda tahu bahwa YouTube dan Facebook pada awalnya adalah sebuah situs kencan? Mereka mengamati dan belajar sebelum kemudian fokus pada apa yang nyatanya terbukti membawa sukses besar pada bisnis mereka.
  • Menjadi pemimpin pasar selalu membutuhkan inovasi yang berkelanjutan. Modal yang besar dari segi waktu dan uang hanya pada awal ketika memulai bisnis. Menjadi yang pertama pada suatu pasar adalah sebuah keunggulan tidak berlangsung lama. Anda akan selalu membutuhkan inovasi yang berkelanjutan di semua elemen serta lini produk Anda untuk bisa tetap di depan, atau bisnis Anda akan tertinggal. Fokuslah pada inovasi yang berkelanjutan.
  • Pemasaran produk dengan terlalu banyak fitur itu membunuh diri sendiri. Akan sangat mustahil untuk membangun pesan yang mudah diingat jika yang memiliki lebih dari tiga pesan. Semakin Anda mencoba menjejalkan berbagai fitur pada produk Anda, semakin banyak orang yang justru tidak menerima pesan pemasaran itu sama sekali, dan cenderung beralih pada pesaing yang berfokus pada bisnis utamanya. Seperti YouTube yang fokus pada fitur video misalnya.
  • Terlalu banyak yang harus Anda urus. Ketika solusi yang Anda memiliki memiliki terlalu banyak elemen, Anda akan sulit untuk menjaga prioritas utama Anda, dan tim Anda menjadi frustrasi, lelah, kehilangan motivasi, dan cenderung tidak mampu melakukan apa-apa dengan baik. Sebagai pengusaha baru, lebih baik untuk "berjalan" sebelum Anda mencoba untuk "lari", bukan? 
Sementara itu, fokus pada hal-hal yang salah malah justru akan merusak dan membuat bisnis Anda menjadi tidak produktif. Fokuslah pada satu hal, seperti saluran distribusi, layanan pelanggan yang lebih baik, atau membuat struktur harga yang sederhana. Dalam beberapa kasus, mempekerjakan orang-orang terbaik mungkin lebih penting daripada menambahkan beberapa fitur produk Anda.

Jadi yang pertama dan fokus utama untuk setiap pengusaha adalah pada strategi. Strategi yang dibuat harus sederhana, lalu dikomunikasikan secara berkala kepada seluruh tim. Terlalu banyak elemen strategi  justru menambah banyak pekerjaan, tetapi hanya memberi hasil yang sedikit.

Fokus akhir harus pada optimalisasi kekuatan yang dimiliki serta mengukur keberhasilan. Hanya dengan berfokus pada unsur-unsur pasar yang tepat, produk, bisnis, dan orang-orang, Anda akan memiliki peluang untuk menang. Menjadi besar tidak selalu lebih baik. Jadilah yang terbaik di niche yang Anda pilih.

Semoga bermanfaat. Amin..

Mau Kerja Di Rumah? Pertimbangkan Hal Berikut Ini..

kerja di rumah

PELAKU UKM - Bisnis Rumahan. Untuk bisa bekerja di rumah sekarang ini adalah cara yang ideal bagi banyak pelaku usaha, terutama para pelaku bisnis online, karena dengan bekerja di rumah Anda bisa mendapatkan 2 keuntungan, yakni bisa tetap bekerja mengurusi bisnis mereka sekaligus menjaga keseimbangan dengan kehidupan pribadi mereka. Dan lagi, dengan berbagai kemudahan yang tersedia sekarang ini, menjalani bisnis online ternyata tidak sulit, terutama jika Anda sudah memiliki bisnis rumahan atau bisnis sampingan yang cukup stabil.



Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memulai bekerja di rumah.

Pertama, Tentukan apakah itu cocok untuk Anda

Sebenarnya, tidak semua pelaku bisnis bisa merasa cocok untuk bekerja di rumah. Ada banyak gangguan di rumah yang bisa membuat Anda sulit untuk fokus pada pekerjaan Anda, dan tidak jarang juga justru penyebabnya datang dari anggota keluarga Anda yang tidak bisa membuat Anda bekerja dengan tenang.

Jadi, sangatlah penting bagi Anda untuk mempertimbangkan apakah Anda mampu memotivasi diri Anda untuk bisa menyelesaikan pekerjaan Anda sendiri tanpa rekan kerja (atau bahkan dengan anak-anak yang berlarian saat Anda bekerja)? Apakah Anda memiliki ruang di rumah Anda yang bisa Anda gunakan sebagai kantor rumah Anda? Apa Anda dapat memisahkan antara urusan pekerjaan dengan kehidupan rumah tangga, atau justru Anda malah mengerjakan pekerjaan rumah ketika Anda seharusnya bekerja menyelesaikan pekerjaan Anda?

Jika jawaban untuk semua itu adalah "tidak," maka Anda perlu berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk bekerja di rumah.

Selanjutnya, Mengorganisir semuanya

Mulailah kantor rumahan Anda dengan mengatur semuanya sehingga tertata rapi dan terorganisir. Jika Anda memiliki sebuah ruangan untuk Anda jadikan sebagai kantor di rumah Anda, itu sangat bagus. Namun jika tidak, cobalah untuk menyiapkan ruang yang jauh dari keriuhan di rumah Anda, meskipun hanya berada di sudut ruangan.

Dapatkan semua peralatan yang Anda butuhkan, diantaranya:

Meja dan kursi
Komputer dan keyboard
Printer dan persediaan tinta
Kertas dan pena

Atur penempatan segala sesuatu sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda. Jangan lupa untuk menyimpan kembali semua pekerjaan dan berkas-berkas yang Anda butuhkan setiap hari di meja Anda.

Membuat jadwal kerja rutin

Semakin cepat Anda membangun pola kerja Anda, maka akan semakin cepat pula produktifitas Anda. Sesuaikan irama kerja yang Anda rasa nyaman (tidak harus dari jam 9 smpai jam 5). Jika Anda memiliki buah hati di rumah, Anda mungkin harus menyisihkan jadwal Anda di sekitar mereka.

Jika Anda mrasa waktu produktif Anda di pagi hari, maka kerjakan pekerjaan Anda di pagi hari. Tetapi jika Anda harus berhubungan dengan klien melalui telepon, pastikan Anda menginformasikan mereka mengenai jam kerja Anda.

Terakhir

Setelah semuanya sudah siap, pastikan Anda menangani langkah-langkah penting lainnya, seperti

Menentukan struktur bisnis Anda
Daftarkan nama bisnis Anda
Mengurus NPWP bisnis Anda

Semoga bermanfaat. Amin..

Tanda-Tanda Anda Siap Menjadikan Hobi Anda Sebagai Bisnis

PELAKU UKM - Hobi. Anda sangat enjoy dengan hobi Anda, apakah itu hobi memasak, menjahit pakaian bayi, membuat miniatur dari bahan kayu atau bahkan sekedar membuat lukisan. Dan mungkin Anda sudah mulai mendapatkan sedikit uang dengan menjual barang-barang tersebut. Lalu, kapan waktu yang tepat bagi Anda untuk membawa hobi Anda ke tingkat berikutnya dan membangun suatu bisnis yang nyata?

tips bisnis, ide usaha

Bisnis yang berasal dari hobi tentunya akan menjadi suatu bisnis sampingan yang menjanjikan. Kenapa? Karena Anda menjalaninya sepenuh hati. Setiap orang pasti merasa enjoy jika sedang menjalani hobinya. Dan ketika sebuah hobi berubah menjadi sebuah bisnis, Anda tidak sedang bekerja, tapi hanya menjalani hobi, namun dibayar. Menyenangkan bukan?

Berikut adalah 5 tanda-tanda bahwa sudah waktunya untuk menjadikan hobi Anda sebagai sebuah bisnis yang menyenangkan.

Anda semakin sibuk memenuhi pesanan

Awalnya Anda mungkin hanya membuat produk untuk teman-teman dan keluarga, tapi sekarang Anda semakin sibuk menerima pesanan dan mulai kesulitan memenuhi permintaan. Jika hobi Anda mulai mengambil alih dunia Anda, mungkin sudah saatnya untuk mulai fokus pada hobi tersebut dan menjadikannya sebagai bisnis.

Penghasilan dari hobi mengalahkan penghasilan dari pekerjaan Anda

Ini adalah pertanda yang fantastis bahwa Anda siap untuk suatu kepemilikan bisnis. Jika keuntungan dari hobi Anda ternyata lebih besar dari gaji Anda, mungkin sudah saatnya untuk menjadikan hobi sebagai pekerjaan Anda dan mulai fokus pada pengembangan bisnis baru Anda.



Anda berinvestasi cukup besar pada hobi Anda

Jika Anda sudah menghabiskan banyak bahan dan perlengkapan untuk hobi Anda, itu merupakan investasi biaya yang Anda keluarkan seperti jika Anda sedang membangun sebuah bisnis. Selalu catat pengeluaran yang Anda buat, karena akan berguna setelah Anda memulai bisnis Anda.

Anda memasangnya di pasar online

Jangan mengobral hobi Anda hanya karena Anda menjualnya di OLX misalnya. Ada ratusan ribu penjual yang menjual melalui OLX. Meskipun omsetnya bervariasi dari satu penjual dengan penjual yang lain, OLX (juga Berniaga dan Tokopedia) adalah tempat yang bagus untuk tes pasar bagi bisnis Anda.

Anda punya pola pikir bisnis

Anda berpikir seperti seorang entrepreneur. Anda terus-menerus menciptakan ide-ide baru pada produk Anda. Jika itu  ada pada diri Anda, maka Anda siap untuk memiliki bisnis sendiri. Tidak ada yang menghentikan diri Anda kecuali diri Anda sendiri.

Setelah itu semua sudah Anda miliki, lalu apa-apa saja yang harus Anda siapkan?

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan membuat suatu pergeseran mental untuk mengubah hobi Anda menjadi bisnis. Sekarang Anda punya lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, seperti :

Pertama, mencari informasi untuk melihat apa sudah ada orang lain yang menggunakan nama yang Anda inginkan. Jika ternyata belum ada, Anda bisa mengajukan DBA atas nama yang Anda inginkan.
Selanjutnya, menentukan bentuk usaha Anda. Umumnya "CV" merupakan pilihan yang populer bagi pebisnis pemula
Kemudian, mengurus NPWP. Ini gratis.
Setelah itu, membuka rekening giro bisnis. Hal ini akan menjaga keuangan Anda tetap terpisah dengan rekening pribadi Anda.
Selanjutnya, mengurus semua izin usaha yang Anda butuhkan.
Kemudian, buat rencana bisnis Anda. Termasuk bagaimana Anda akan memasarkan bisnis Anda dan apa yang Anda butuhkan untuk melakukan itu.

Semoga bermanfaat. Amin...

5 Elemen Sukses Bisnis Franchise

tips franchise
PELAKU UKM - Franchise. Apa Andasedang mencari-cari informasi mengenai peluang bisnis franchise yang cocok dengan Anda karena Anda berencana untuk membeli suatu bisnis franchise? Mungkin Anda sendiri sadar betul bahwa franchise yang sempurna mungkin tidak pernah ada. Tapi jika memang Anda tetap berkeinginan untuk membeli suatu bisnis franchise, seperti apa kira-kira franchise yang sempurna itu?

Agar bisnis franchise bisa menjadi sempurna, ada beberapa hal yang akan perlu dimiliki oleh suatu bisnis franchise.

1. Sistem bisnis yang kuat

Bisnis franchise tanpa sistem bisnis bukanlah sebuah franchise melainkan sebuah bisnis yang berada di ambang kematian. Lagipula, model bisnis franchise memang merupakan sebuah sistem. Bisa dibilang bisnis franchise adalah sebuah sistem dalam sistem.

Jika Anda mencari bisnis franchise untuk Anda beli, pastikan Anda mengetahui seberapa bagus sistem yang mereka gunakan.

2. Punya merek yang kuat

Sebagian besar orang sekarang ini mengatakan bahwa mereka tertarik untuk membeli franchise yang memiliki merek yang sudah banyak dikenali orang. Tapi, franchise yang sudah memiliki merek besar biasanya akan sulit untuk dibeli. Alasannya bukan saja karena harganya yang lebih mahal daripada franchise yang belum banyak dikenal, tetapi mereka mungkin tidak memiliki lokasi yang tersedia di daerah Anda.

Jika franchise itu "bermerek" maka artinya franchise itu populer. Hal itu artinya mereka sudah berjalan untuk waktu yang lama, dan biasanya juga sudah cukup tersebar luas Itulah sebabnya menemukan lokasi bagi Anda yang berminat untuk membeli franchise seperti itu akan lebih sulit.

3. Inovasi

Sebuah franchise harus bisa selalu menemukan cara untuk berinovasi supaya bisnis franchise bisa bertahan hidup di masa yang serba cepat seperti sekarang.

Konsumen saat ini secara konsisten cenderung suka mencoba hal-hal baru. Franchise yang terus berinovasi adalah franchise yang meningkatkan peluang sukses untuk franchisee meraka dan juga merek mereka.



4. Pelatihan franchisee yang kuat

Jika Anda akan membuka bisnis franchise, Anda harus merasa yakin untuk menjalankan bisnis tersebut.

Satu-satunya cara untuk mendapatkan percaya diri itu adalah menjalani pelatihan. Pelatihan yang Anda terima dari franchisor Anda sangatlah penting. Anda perlu tahu segala sesuatu mengenai operasional sehari-hari dari bisnis franchise Anda. Ingat, Anda membeli suatu franchise karena itu adalah sebuah sistem bisnis yang sudah terbukti. Janji itulah yang harus dipegang oleh franchisor.

5. Punya banyak franchisee yang sukses

Sebuah frachise yang sempurna akan memiliki franchisee yang sukses. Franchise yang besar adalah franchise yang berfokus pada profit para franchisee mereka. Sebuah franchise dengan banyak franchisee yang sukses tentunya akan terus berkembang.

Kabar baik selalu tersebar dengan cepat. Franchisee berbicara satu sama lain. Mereka tahu franchise mana yang paling menguntungkan bagi mereka.

Franchise memang bukan sebuah bisnis yang sempurna. Tapi, mungkin Anda dapat menemukan satu yang benar-benar mendekati kriteria sempurna menurut standar Anda. Selamat mencari :)

Semoga bermanfaat. Amin...

5 Syarat Sukses Bekerja di Rumah

tips bisnis, bisnis rumahan

PELAKU UKM - Bekerja di Rumah. Banyak bisnis yang sukses dimulai sebagai bisnis rumahan. Bekerja dari rumah untuk pertama kalinya bisa sangat menguntungkan sekaligus menarik, juga menantang. Lalu, apakah Anda memiliki apa-apa yang diperlukan untuk bisa bekerja dari rumah? Berikut ini 5 syarat utama yang harus Anda penuhi :

1. Disiplin

Hal ini sangat jelas, tetapi sebagan besar orang lebih cepat kehilangan disiplin saat bekerja dari rumah. Tanpa ada atasan yang mengawasi Anda, tidak ada jadwal tetap yang membebani Anda ataupun syarat-syarat tertentu kontrol yang harus dipenuhi jika bekerja di lingkungan kantor, ANDA sendiri yang harus mengatur dan membangun struktur kerja Anda sendiri. Menentukan jam kerja, menyediakan ruang kerja, dan menyiapkan kinerja Anda serta bertanggung jawab pada tenggat waktu dan jadwal yang sudah Anda buat. Jika Anda tidak melakukannya, maka Anda sama sekali tidak efektif dalam mengerjakan pekerjaan Anda.

2. Fokus

Mari kita jujur pada diri kita sendiri, ketika sedang bekerja di rumah tidak jarang Anda akan mendapat banyak gangguan. Internet, TV, telepon, video game, keluarga, pekerjaan rumah tangga, dan banyak lagi, dan semua itu saling bersaing untuk mendapatkan perhatian Anda. Tapi, Anda harus menciptakan lingkungan serta pola pikir di mana waktu kerja adalah WAKTU KERJA. Jika Anda membiarkan diri Anda teralihkan oleh pekerjaan harian rumah tangga lainnya pada jam kerja Anda, kurangnya fokus tentunya akan merugikan pekerjaan Anda. Tidak apa-apa untuk memiliki waktu istirahat, tapi Anda harus konsisten pada jadwal yang Anda buat, dan tidak membiarkan sebagian besar hari kerja Anda teralihkan pada hal-hal lain.

3. Akuntabilitas

Tidak peduli apakah Anda melaporkan hasil pekerjaan Anda pada diri sendiri, atau ke perusahaan tempat Anda bekerja, Anda harus memiliki tanggung jawab. Ini berarti laporan atau spreadsheet mengenai bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda, berkomunikasi rutin dengan bos, rekan kerja, dan / atau klien menunjukkan bahwa Anda menghabiskan waktu Anda secara bijak dan efektif. Jika Anda gagalan untuk melakukannya, maka tidak hanya akan menimbulkan masalah dengan orang-orang yang bekerjasama dengan Anda, tapi juga akan membuat orang-orang cenderung meremehkan hasil kerja Anda. Jaga tanggung jawab serta akuntabilitas Anda. Selalu.



4. Perencanaan

Seringkali ketika orang berencana untuk bekerja di rumah, mereka tidak benar-benar memiliki suatu rencana yang jelas dan pasti untuk melakukannya. Biasanya mereka ini berasumsi bahwa semuanya akan mudah dilakukan. Tidak ada keterikatan, tidak ada bos yang selalu mengawasi dan kenyamanan rumah akan membuat semua seakan sangat mudah. Namun kenyataannya tidaklah seperti yang dibayangkan.

Anda harus bisa mengatur sendiri jam kerja Anda, menyediakan tempat kerja yang akan Anda gunakan dalam menyelesaikan pekerjaan Anda, dan Anda juga harus membuat suatu perencanaan mengenai bagaimana Anda akan memanfaatkan, mengelola dan membuat laporan kerja Anda. Anda bisa memulainya dengan menulis semua struktur rencana kerja Anda, sekaligus menetapkan suatu komitmen pada diri sendiri untuk menjalankan semuanya secara struktural. Hal ini merupakan cara yang bagus untuk memastikan bahwa Anda berada pada jalur yang benar. Jelas, salah satu aspek yang menarik dari bekerja di rumah atau untuk diri sendiri adalah fleksibilitas, dan bila perlu, boleh-boleh saja Anda mengambil cuti untuk keluarga dan hal-hal pribadi lainnya.

5. Dukungan

Ketika Anda berencana untuk mulai bekerja dari rumah, maka sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan dukungan dari teman, keluarga, atau orang lain yang sering berinteraksi dengan Anda. Hal ini bahkan lebih penting lagi jika Anda sudah berkeluarga atau bahkan sudah memiliki buah hati. Anda harus berkomunikasi secara intens dengan orang-orang yang terdekat dengan Anda mengenai ekspektasi Anda, batasan-batasan pada diri Anda, dan mengapa dukungan dari mereka ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan Anda. Anda perlu keluarga Anda untuk mendukung Anda. Menciptakan suatu harapan yang tepat akan memungkinkan Anda untuk sukses bekerja di rumah, dan juga memiliki hubungan yang kuat serta struktur dukungan yang solid dari orang-orang terdekat Anda.

Semoga bermanfaat. Amin

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Copyright © 2015. Dunia Bisnis dan Marketing - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger