Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan

5 Cara menentukan produk sebelum memulai usaha

Dikutip dari :

kampungwirausaha.com
Memulai bisnis bagi sebagian orang terkadang memicu kebingungan. Banyak dari pebisnis pemula terbentur oleh satu pertanyaan : “Apa yang akan saya buat atau jual?”.

Untuk menjawab pertanyaan ini sebenarnya ada beberapa pilihan cara, berikut adalah tips untuk merencanakan produk yang akan dijadikan peluang usaha.

Produk adalah sesuatu yang anda hasilkan atau miliki dan kemudian dapat anda jual dan pasarkan. Produk yang unik tentu saja akan mendapatkan kemungkinan untuk dapat laku lebih banyak di pasaran daripada produk yang biasa-biasa saja.

Berikut 5 tips yang bisa anda ikuti untuk dapat menentukan produk / layanan yang bisa anda jual dalam bisnis:

1. Ikuti Hobi atau Passion Anda Sendiri

Apabila produk dari bisnis adalah berdasarkan passion (kesenangan atau kegemaran) yang anda miliki, anda akan merasa senang dalam menjalankan bisnis tersebut. Akibatnya anda akan sangat mengetahui setiap ilmu dan seluk beluk dari produk yang anda jual. Ini akan mempermudah anda untuk menjual ke pasar karena anda bisa menunjukkan ke konsumen bagaimana senangnya dan ahlinya anda dalam mengetahui produk anda sendiri.

Saat bisnis sedang mengalami penurunan, penurunan semangat untuk berbisnis pun biasanya terjadi. Namun biasanya penurunan semangat ini tidak akan terlalu terasa apabila anda menyenangi produk anda sendiri. Anda akan tetap menjalankannya dengan semangat karena anda suka.

2. Ikuti kebutuhan pasar

Bisnis yang ramai biasanya adalah bisnis yang dapat menjawab kebutuhan pasar. Anda bisa mempelajari apa yang pasar butuhkan, lalu anda buatkan produk / layanan yang dapat menjawab kebutuhan itu. Contoh yang paling mudah adalah makanan, setiap orang butuh makan oleh karena itu biasanya menjual poduk makanan cukup mudah.



Sudah menyelesaikan pekerjaan lebih baik dari pada menundanya untuk menunggu sempurna

Tapi perlu diingat bahwa menjual produk yang menjadi kebutuhan pasar berarti bisa jadi anda mempunyai banyak kompetitor, kecuali bila anda memnghasilkan produk / layanan kebutuhan pasar yang belum terjawab. Ketika menemui kompetitor maka di situ anda harus mulai menambahkan nilai tambah kepada bisnis anda agar konsumen lebih memilih anda ketimbang kompetitor.

3. Pelajari kemungkinan ketersediaan produk, bahan baku, atau sumber daya

Produk / layanan yang dijual haruslah tersedia. Bila anda menjual produk / layanan yang tidak bisa dibeli oleh konsumen, konsumen tentu tidak akan membeli ke tempat anda. Pelajari kemungkinan ketersediaan produk, bahan baku, atau sumber daya bisnis anda. Anda harus memastikan konsistensi ketersediannya sehingga anda bisa terus berjualan dengan baik. Untuk itu, anda harus mencari supplier yang handal dan telah terbukti mampu memasok kebutuhan jualan anda secara kontiniu. Anda bisa memulainya dengan mencoba menjual produk-produk orang lain seperti Produk dari ANEILA, atau klik DISINI untuk info lebih lanjut.

4. Pelajari berbagai bisnis beserta masing-masing model bisnisnya

Pernahkah anda berfikir bagaimana sebuah bisnis mendapatkan keuntungan? bagaimana mendapat supply produk yang teratur? apa nilai tambah yang ia berikan? Apabila anda sudah berfikir ke arah sana, berarti anda telah memikirkan sebuah model bisnis suatu perusahaan.

Dengan mempelajari model bisnis sebuah perusahaan anda akan semakin paham bagaimana sebuah produk dapat menjadi motor sebuah bisnis. Mungkin anda ingin mempelajari model bisnis berbagai perusahaan untuk mendapatkan inspirasi tentang produk / layanan yang bisa anda tawarkan ke pasar.

5. Buat contoh produk dan ukur minat pasar

Dengan membuat contoh produk anda bisa melakukan testing pasar dalam skala yang minimal. Apabila produk anda diminati dan order dari konsumen terus bertambah, berarti produk anda bisa dikatakan berhasil dan anda bisa saja siap untuk melangkah ke tahapan bisnis berikutnya. Bila tidak, cobalah terus untuk membuat produk yang bisa diminati pasar.

Pada dasarnya menentukan produk untuk bisnis adalah menentukan produk yang anda senangi, mampu anda pastikan ketersediaannya, dan mampu diserap oleh pasar dengan baik. Bila anda telah menentukan produk yang akan dijual, mungkin ini saatnya anda harus mencoba mendatangkan pelanggan lebih banyak ke bisnis anda.

Ini Peluang Usaha yang Bisa Dikerjakan di Rumah

Oleh : Siti Nuraisyah Dewi 
Beragam usaha bisa Anda lakukan di rumah, tanpa harus mengeluarkan modal yang besar. Tidak semua usaha butuh sewa tempat, Anda bisa melakukannya di rumah yang sesuai dengan kebutuhan pasar di sekitar Anda.

Untuk membantu Anda, kami akan memberikan beberapa jenis peluang usaha yang bisa dikerjakan di rumah dengan modal kecil:

1. Membuka usaha menjahit

Masih banyak orang yang lebih merasa nyaman, jika menjahit pakaiannya sendiri, ketimbang beli jadi yang ukurannya suka tidak pas dan model yang monoton.

Untuk Anda yang memiliki keahlian menjahit, usaha ini bisa menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Selain menjahit, Anda juga bisa mengembangkan usaha dengan menerima jasa vermak baju dan kursus menjahit. Dengan modal yang harus Anda miliki hanya perlengkapan menjahit dan kreativitas yang tinggi.

2. Usaha kuliner

Bagi Anda yang memiliki kemampuan dan hobi memasak, jangan ragu untuk menyalurkan bakat Anda. Gunakan pemikiran kreatif Anda untuk membuat ide makanan yang unik, tetapi tetap digemari banyak orang.

Anda bisa memasarkan usaha sendirim baik secara online atau pun door to door ke tetangga Anda.

3. Jualan pulsa elektrik

Untuk memiliki usaha pulsa elektrik, Anda tidak harus memiliki toko. Cukup buat papan iklan di depan pagar Anda, yang menginformasikan kalau Anda telah menyediakan pulsa elektrik.

Karena tingginya tingkat kebutuhan masyarakat akan pulsa (baik untuk Hp maupun token listrik), maka usaha ini cukup menjanjikan.

Namun, satu hal yang perlu Anda ingat, jika ingin usaha pulsa Anda lancar jaya, Anda harus tetap tertib walau untuk pemakaian sediri.

Karena, 70 persen usaha pulsa elektrik mengalami kegagalan, karena tingkat konsumtif pedagangnya tinggi, namun tidak tertib dalam hal pembayaran.

4. Membuka les privat

Bagi Anda yang memiliki keahlian mengajar suatu bidang tertentu, Anda bisa menyalurkan keahlian Anda dengan membuka les privat.

Anda bisa memberikan pengajaran ke para siswa, baik di rumah maupun di rumah siswa, tergantung permintaan siswa. Anda bisa menawarkan beragam pelajaran yang Anda kuasai, seperti: les musik, les bahasa, les komputer, les mata pelajaran, dan beragam les lainnya.

Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/706568-ini-peluang-usaha-yang-bisa-dikerjakan-di-rumah

Rahasia Ahmed Tessario Berbisnis Beras Organik 

Industri makanan sehat organik di Indonesia kian berkembang, namun hal ini belum disadari oleh para petani yang disebabkan kurangnya edukasi dan saprodi pertanian (sarana produksi pertanian) sehingga produktivitas lahan semakin menurun. Sejumlah permasalahan tersebut membuat Ahmed Tessario bertekad untuk menggagas program beras organik.

Pada tahun 2011, Ahmed diajak oleh rekannya untuk mengembangkan program beras organik di Banyuwangi. Untuk tahap awal ia melakukan sosialisi mengenai beras merah yang belum familiar di kalangan petani. Hal itu tentunya tidak mudah bagi pria berusia 26 tahun ini, membangun kepercayaan terhadap petani salah satu kesulitannya, untuk itu ia berinisiatif melakukan percobaan dengan menjalin kerjasama dengan 17 petani yang lahan dipakai seluas 0,1 Ha setiap petaninya.

Tahun 2015, program ini sudah berjalan secara swadaya dan sudah berkembang di 7 kecamatan di Banyuwangi dengan luas lahan beras organik keseluruhan 128 ha dan 99 petani yang bekerja sama serta mengasilkan produksi sebanyak 5,2 ton/ha. Produk beras organik yang dihasilkan adalah beras merah organik, beras putih organik, beras coklat organik, beras merah putih organik dan beras hitam organik.
Omset penjualan yang dicapai ketika memulai program ini sebesar Rp 127,5 juta per tahun dan kini pada tahun 2015 omset per tahun naik menjadi sekitar Rp 1,758 miliar dengan rata-rata penjualan Rp 250 juta -.300 juta tiap bulan dari keseluruhan produk.

Bagaimana dia bisa melakukan itu? Dengan memberikan petani benih dan pupuk secara cuma-cuma yang artinya baru dibayarkan saat panen tiba. Menurutnya, hal itu justru menjadi masalah tersendiri baginya karena terlalu percaya diri. Ahmed mengalami over stok hingga 100 ton. hal tersebut membuatnya kebingungan untuk membayarnya, jalan keluar yang diambilnya dengan menjual beberapa aset yang dimilikinya mobil, rumah dan mengajukan pinjaman ke sebuah bank sebesar Rp 500 juta.

Memasarkan beras organik tentu tidak mudah, pria lulusan Intitut Teknologi Sepuluh November di Surabaya ini memasarkannya melalui apotek-apotek lokal, toko lokal, minimarket lokal. Cukup berhasil di wilayah Banyuwangi, ia pun melakukan ekspansi ke sekitar wilayah Banyuwangi seperti Surabaya, Malang dan beberapa kota lainnya di Jawa Timur hingga ke Jakarta, Bali, Jambi dan Kalimatan Timur.

Kini, tak hanya menjual di toko lokal, menyasar pasar middle low juga dijadikan salah satu strategi pemasaran beras organik yang diberi merek Seblang Banyuwangi. Caranya dengan melakukan penyuluhan yang mana beras organik terkenal mahal dan sehat melalui kader-kader posyandu di Puskesmas. Selain itu ia juga memberikan pelayanan cek darah gratis ke masyarakat dan memberikan materi mengenai beras putih yang menjadi salah satu pemicunya penyakit diabetes. Hasilnya 50% dari mereka melakukan pembelian secara berulang.

Walaupun sudah mempunyai 32 mitra bisnis yang tersebar mayoritas di pulau Jawa, ia mengaku tantangan terbesarnya dalam menjalannya bisnisnya ini yaitu menemukan orang-orang untuk dijadikan distributor. Kedepannnya ia juga ingin bisnis ini menargetkan untuk mendistribusikan produk beras organik ke seluruh indonesia pada tahun 2016 dan menginisiasi eksport pada pertengahan tahun 2016.

Dengan permintaan yang kian meningkat tentu Ahmed juga menyeimbangkan dengan menamajemen produktifitas lahan, dengan adanya metode dari Prof. Endah ia melakukan edukasi kepada petani sehingga lahan bisa dipakai untuk penanaman organik dalam jangka satu tahun masa peralihan yang sebelumnya harus memakan waktu tiga hingga 4 tahun untuk lahan dari non organik ke organik.

Adapun, edukasi yang diberikan kepada petani mulai dari membuat pupuk sendiri, mengajarkan cara menanam yang baik hingga cara panen agar menghasilkan padi yang berkualitas. Menurutnya beras organik yang bagus tidak tahan kutu, bisa dijelaskan bila berasnya disimpan dalam satu bulan kondisinya masih baik itu pertanda beras tersebut bukan organik tapi non organik.

Sumber : http://swa.co.id/entrepreneur/rahasia-ahmed-tessario-berbisnis-beras-organik

MERAUP UNTUNG BESAR DARI MENJAMURNYA BISNIS ES KRIM

Inspirasi Bisnis :
Peluang usaha bisa dari mana saja.

Sumber : http://bisnisukm.com/meraup-untung-besar-dari-menjamurnya-bisnis-es-krim.html

Setelah melihat salah satu saudaranya sukses membuka bisnis franchise rumah produksi es krim, Malik Fajar (40) pun tak tinggal diam dan mulai terdorong untuk memanfaatkan peluang bisnis yang berkaitan dengan dunia es krim yakni menjual perlengkapan bisnis es krim secara online.


 

“Kami melihat adanya peluang untuk jualan perlengkapan es krim yang dijual secara online. Banyak orang tidak mengenal apa itu icepack dan bagaimana fungsinya. Kami juga melihat banyak toko offline yang menjual cup eskrim tanpa disertai dengan tutupnya, begitu juga dengan box sterofoam es krim seringkali hanya dilapisi isolasi yang terkesan jorok dan kurang menarik. Semua itu kami kombinasikan dengan usaha percetakan yang sebelumnya telah kami lakukan,” jelas Malik ketika dihubungi tim Liputan BisnisUKM.com.


Mengawali usaha perlengkapan es krim sejak Bulan September 2013, sebelumnya Malik pernah mencoba berbagai macam usaha namun semuanya belum ada yang menjanjikan. “Sejak tahun 2009, kami ingin bisa menguasai internet marketing dan berharap dapat menghasilkan sesuatu yang lebih. Karena sejak kami menikah, kami telah berganti-ganti bidang usaha dan belum ada yang menjanjikan yang semuanya masih kami lakukan secara offline,” kenangnya.

 

Tiga tahun kemudian Malik bersama sang istri mulai memberanikan diri mencoba berjualan secara online dengan kemampuan seadanya dan dimulai dari bisnis perlengkapan es krim ini. “Waktu itu mulai berkembang smartphone dan Blackberry, kami memberanikan diri untuk masuk dalam dunia maya. Dan ternyata memang benar saja, setelah 3 tahun berjalan kami mulai merasakan internet begitu cepatnya menguasai masyarakat,” tambah Malik.

 

Perkembangan Bisnis Melaju Sangat Pesat



Memasuki tahun keempat, bisnis yang dibangun Malik menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Menurut pengakuannya, Malik telah memiliki 3 orang karyawan yang terdiri dari bagian design, bagian produksi dan seorang kurir. Sedangkan untuk bahan baku semua produk, Ia memperoleh langsung dari tangan pertama sehingga harga jual yang Ia bandrol sangat terjangkau, bahkan masih bisa untuk dijual kembali.




 

“Saat ini untuk pemasaran kami masih mengandalkan internet marketing, sehingga pelanggan kami berasal dari Indonesia bagian barat sampai Indonesia bagian timur, dari Aceh hingga Papua kami sudah pernah mengirim ke semua pulau. Berdasarkan data pelanggan, hingga artikel ini ditulis pelanggan kami dari awal hingga kini berjumlah 600 orang,” ungkapnya.

 

Bisa dikatakan perkembangan bisnis perlengkapan es krim yang diberi nama Indoicepack ini terbilang cukup singkat. Berawal dari modal pinjaman awal Rp 5.000.000 saat ini Malik dapat menambah modal sampai angka Rp 25.000.000 dan berbagai investasi lainnya di bidang software maupun hardware. “Alhamdulillah, dari yang awalnya beromzet jutaan rupiah, sekarang kami mampu meraih omzet Rp 100.000.000 per bulan. Harapan kami, bisnis ini dapat terus berkembang merambah ke toko offline one stop shopping about ice cream,” ucap Malik.

 

Pernah Tertipu di Ranah Maya


Tak jauh berbeda dengan pelaku bisnis lainnya, Malik sadar akan adanya kendala maupun resiko usaha. “Karena kami murni menggunakan pemasaran online, resiko pertama kami adalah saat pertama kami mengirim pesanan ke Bandar Lampung ternyata ada perbedaan tarif ongkos kirim antara di lapangan dengan tarif yang telah dibayarkan oleh pelanggan sebesar Rp 265.000. Pelanggan berjanji akan membayar sisa kekurangan tarifnya, namun hingga kini belum ada itikad baik dari pelanggan tersebut,” kata pengusaha sukses ini sembari mengenang pengalamannya di awal-awal merintis usaha.

 

Dengan kejadian tersebut, Malik pun lebih berhati-hati dalam menetapkan tarif kiriman. “Lebih baik kami menetapkan tariff lebih dan akan kami refund jika ada kelebihannya, daripada ada kekurangan tarif yang sebagian besar orang berat untuk membayar kembali. Alhamdulillah dengan niat jujur kami ini, banyak pelanggan yang percaya kepada Indoicepack, jika ada kelebihan tarif akan dijadikan deposit untuk order selanjutnya,” paparnya.

 

Bagi pengusaha sukses yang satu ini, kemenangan terbesarnya tidak hanya dilihat dari meningkatnya omzet yang diterima namun juga dari bentuk rasa syukur yang Ia tunjukkan karena dapat berbagi dengan banyak orang, baik keluarga maupun masyarakat. “Sesuai dengan keyakinan kami, kedepannya kami berharap nilai sedekah kami akan terus meningkat tajam menjadi 50% dari omzet. Karena kami yakin nilai sedekah yang dikeluarkan akan berbanding lurus dengan meningkatnya omzet indoicepack,” ungkapnya menutup sesi wawancara kami.

BISNIS PROPERTI: Penjualan Tahun Depan Diprediksi Lebih Mengkilap

Sejumlah kalangan menilai penjualan properti sepanjang 2016 akan meningkat seiring dengan perbaikan pertumbuhan ekonomi dan dampak dari sejumlah deregulasi kebijakan di sektor properti.

Djoko Slamet Utomo, Wakil Ketua DPP Real Estate Indonesia, mengatakan tahun depan permintaan properti untuk segmen menengah atas maupun segmen menengah bawah akan tumbuh.

Hingga kuartal III 2015, Indonesia Properti Watch (IPW) mencatat penjualan properti di Jabodetabek mengalami penurunan 19% secara tahunan. Segmen menengah dan atas mengalami penurunan paling tajam, yakni lebih dari 30%.

"Industri properti diprediksi membaik pada 2016, seiring dengan pemulihan ekonomi nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis.com, Jumat (27/11/2015).

Sebagaimana diketahui, pertumbuhan ekonomi tahun depan diestimasi mencapai 5,3%. Adapun hingga kuartal III 2015, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 4,73%. Sektor properti, diyakini sangat terkait erat dengan pertumbuhan ekonomi karena properti memiliki persinggungan dengan 174 sektor usaha lainnya.

Djoko menilai, dampak dari deregulasi sejumlah kebijakan yang terkait dengan industri properti baru akan terasa pada 2016. Sebelumnya, deregulasi di sektor properti antara lain mencakup percepatan perizinan, pembukaan keran pemilikan properti untuk warga negara asing, dan penghapusan pajak berganda pada instrumen dana investasi real estate (DIRE).

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia, Panangian Simanungkalit menepis kecemasan bahaya gelembung properti di Indonesia. Dia menjelaskan, porsi kredit properti di perbankan Indonesia saat ini kecil.

Jadi, kini sektor properti kita aman, tidak seperti menjelang crash tahun 1998-an. Dan sektor properti kita mulai bangkit di tahun 2016, dan booming di tahun 2018. Maka, buat investor, saatnya membeli sekarang untuk menjualnya di 2018, kata Panangian

Sumber : http://m.bisnis.com/properti/read/20151127/48/496267/bisnis-properti-penjualan-tahun-depan-diprediksi-lebih-mengkilap

Peluang Usaha Agrobisnis Di Lahan Sempit

Oleh : Ainun Nazwa

Peluang usaha agrobisnis di lahan sempit merupakan artikel yang akan menceritakan mengenai tahapan apa saja yang harus di lakukan dalam memanfaatkan dan memulai usaha di bidang agrobisnis. Agrobisnis adalah memanfaatkan peluang usaha dengan memanfaatkan lahan di sekitar kita atau bisa disebut juga bisnis pertanian. Jadi tanaman yang di tanam tidak hanya di maksudkan untuk membuat lingkungan menjadi hijau. Namun juga di manfaatkan dari segi bisnis. Yakni tanaman tersebut di jual dan di pasarkan kepada masyarakat.

Referensi Tempat Pembelian Mesin Tetas Telur

mesin penetas telur otomatis, alat tetas telur

Bisnis unggas tidak pernah mengalami penurunan dalam hal permintaan pasar. Permintaan pasar terhadap komoditi unggas seperti ayam (ras/buras), bebek, burung (hias/konsumsi), kian hari kian meningkat.

Anda tentu ingat dengan kasus kelangkaan pasokan daging ayam beberapa waktu lalu bukan? Atau tingginya permintaan daging ayam menjelang hari raya atau hari-hari besar lainnya. Hal ini mengindikasikan bahwa bisnis unggas menjanjikan suatu peluang bisnis yang sangat menjanjikan.



Ditengah fenomena semakin meningkatnya angka permintaan tersebut, tidak sedikit peternak unggas yang kemudian memutar otak, mencari cara agar bisa meningkatkan produksinya sehingga bisa memenuhi permintaan pasar, dan tentunya mendulang lebih banyak lagi keuntungan.

Jika di telisik, usaha ternak unggas secara global lebih cenderung pada komoditi daging unggas (ayam, bebek, burung, kalkun, dll), disusul dengan komoditi telur, baik untuk penjualan retail, maupun untuk kebutuhan olahan telur lainnya. Tingginya permintaan 2 komoditi unggas ini kemudian menimbulkan kendala utama, yakni pembibitan. Tidak sedikit peternak unggas yang sekarang ini mengeluhkan minimnya pasokan bibit unggas, terutama dengan kualitas unggul.

Keberadaan mesin penetasan telur sekarang ini mampu menjadi sebuah solusi dalam memenuhi permintaan pasokan bibit unggas, sekaligus menjadi suatu peluang bisnis tersendiri. Namun peluang ini belum bisa diakses oleh sebagian besar calon pebisnis, karena memang tidak semua orang memiliki kemampuan untuk membuatnya, ditambah lagi informasi mengenai produsen ataupun distributor yang menjual mesin tetas telur ini juga cukup sulit didapat.

Setelah browsing sana sini, dan juga dari informasi yang muncul di komentar-komentar yang muncul pada channel bisnis Youtube kami, berikut ini beberapa perusahaan atau UKM yang menyediakan kebutuhan mesin tetas otomatis:

Galery Mesin Tetas

Jl. I. Gusti Ngurah Rai

Komplek Ruko Citra Mall Blok III No.2 Klender Jakarta Timur.

Hp/SMS: 081315111174

PIN 744CQ4EF


Wawan Kristanto


Jl. Parangkesit No.1

Nguki Rt 01 Rw 17

Cemani - Grogol
Sukoharjo
087836664964,081390339063
Silahkan simak video pembuatan mesin tetas telur otomatis di link ini:


Jika Anda kebetulan juga memproduksi atau mendistribusikan mesin tetas telur bisa langsung menghubungi kami untuk kami cantumkan pada list alamat diatas atau dengan mengisi langsung alamat atau contact person bisnis Anda pada kolom komnetar.

Semoga bermanfaat. Amin..

7 Dusta Mengenai Wirausaha Yang Harus Anda Ketahui Sebelum Memulai Bisnis Anda Sendiri

Kebohongan bisnis

Jika seseorang datang dan menanyakan pada Anda, "Apakah Anda ingin menjadi seorang Bos?" Tentu Anda akan menjawab "Ya!" Memang rata-rata orang selalu ingin menjadi seorang bos, memiliki perusahaan sendiri, memiliki kebebasan waktu, dan lain sebagainya. Satu-satunya cara untuk mendapatkan posisi tersebut adalah - tentunya - dengan menjalankan bisnis Anda sendiri. Namun apakah semudah itu untuk bisa memiliki bisnis sendiri? Faktaya adalah TIDAK. Ternyata tidak mudah untuk bisa memiliki bisnis sendiri. Meski memang banyak hal-hal menggiurkan yang bisa Anda peroleh, namun Anda juga tidak bisa begitu saja menyingkirkan hal-hal lainnya yang juga harus Anda penuhi.

Berikut ini beberapa dusta mengenai seluk beluk emulai bisnis yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mulai merintis bisnis Anda:

Kebohongan 1: Anda Tidak Perlu Menjadi Ahli di Bidang Anda
Tentu saja Anda perlu memilki keahlian menyangkut bisnis yang Anda jalankan. Jangan memulai sebuah restoran hanya karena Anda suka makan. Pastikan terlebih dahulu Anda tahu bagaimana cara menjalankan sebuah usaha makanan. Memiliki keahlian di bidang bisnis Anda adalah penting, jika tidak, maka Anda harus siap menerima konsekuensinya.

Anda dituntut untuk selalu belajar. Tidak ada orang yang bisa tahu segalanya. Jadi sangat penting bagi Anda untuk terus menginvestasikan waktu Anda untuk belajar dan belajar mengenai bisnis yang ingin Anda jalankan terlebih dahulu.

Kebohongan 2: Anda Tidak Perlu Banyak Uang Untuk Memulai Bisnis
Uang sebagai modal utama untuk memulai bisnis Anda umumnya berasal dari dana pribadi Anda. Anda memerlukan modal dasar keuangan yang kuat untuk bisa memulai suatu bisnis. Biaya besar itu relatif. Semua tergantung pada jenis bisnis yang ingin Anda jalankan, dan juga target pangsa pasar yang Anda bidik. Mungkin bisa Anda mulai dari beberapa ratus ribu, hingga jutaan rupiah. Mulailah dengan membuat anggaran biaya, baik itu biaya bisnis atau biaya pribadi untuk tahun pertama. 

Pastikan juga Anda memiliki rekening tabungan cadangan. Untuk usaha kecil setidaknya dibutuhkan rata-rata 12-18 bulan untuk mencapai BEP, dan hingga saat itu tiba, sangat dianjurkan bagi Anda untuk menyisihkan cukup uang untuk menutupi pengeluaran Anda.

Kebohongan 3: Ada Waktu Tertentu Untuk Memulai Bisnis
Faktanya adalah: kapanpun adalah waktu yang tepat! Banyak orang, terutama oarang-orang Indonesia umumnya masih percaya dengan hal-hal yang bersifat kepercayaan, terutama dalam memilih hari-hari tertentu untuk hal-hal tertentu, termasuk diantaranya memilih waktu yang tepat untuk memulai usaha. Abaikan semua itu dan lakukan saja! Karena salah satu faktor penting dalam bisnis adalah WAKTU, dan setiap waktu yang terbuang adalah sebuah kesempatan yang pergi begitu saja.

Jadi, ketika Anda bertanya kapan waktu yang tepat untuk memulai usaha, maka jawabannya adalah SEKARANG.

Kebohongan 4: Anda Harus Berhenti Bekerja Untuk Memulai Bisnis
Anda tidak perlu keluar dari pekerjaan Anda untuk bisa terjun ke dalam dunia kewirausahaan. Ada cara lain untuk menjadi seorang pengusaha.

Anda bisa memulai bisnis Anda sebagai bisnis sampingan. Dengan begitu Anda dapat menjalankan bisnis Anda tanpa harus berhenti dari pekerjaan Anda. Setelah bisnis Anda dirasa layak secara finansial, baru kemudian Anda dapat memutuskan untuk berhenti bekerja dan mengabdikan diri sepenuhnya mengurus bisnis Anda.

Kebohongan 5: Yang Anda Perlukan Hanyalah Sebuah Impian
Jika semua yang Anda butuhkan adalah sebuah mimpi untuk memulai bisnis, maka semua orang pasti akan melakukannya. Kehadiran mimpi memang tidak bisa dielakkan untuk menentukan arah tujuan kita. Namun yang terpenting adalah bahwa Anda melakukan sesuatu yang Anda nikmati. Keberhasilan Anda akan tergantung pada rencana bisnis Anda dan kemampuan untuk mengidentifikasi target pelanggans.

Kebohongan 6: Pemasaran Itu Mahal
Begitu banyak pengusaha membuat kesalahan dengan tidak memasarkan bisnis mereka karena mereka memiliki anggapan bahwa pemasaran itu terlalu rumit dan mahal. Pada kenyataannya, ada banyak cara pemasaran yang dapat Anda lakukan sendiri, seperti blogging, menggunakan media sosial, atau melalui email.

Banyak pelaku bisnis kecil yang sukses menggunakan cara ini. Tidak hanya murah, bahkan banyak diantaranya justru bisa dimanfaatkan secara gratis.

Kebohongan 7: Ada Tidak Ada Lagi Yang Perlu Dipelajari
Apa Anda setuju dengan hal itu? Setelah Anda memulai bisnis Anda, Anda mungkin sudah membaca semua buku, blog, atau dari sumber-sumber lain mengenai bagaimana tata cara untuk memulai bisnis sebelumnya. Apa semua itu sudah cukup? Salah. Anda perlu untuk terus belajar, karena dunia bisnis adalah dunia yang selalu berubah secara dinamis. Selalu ada informasi baru yang perlu segera Anda ketahui, terutama karena perubahan teknologi yang berkenaan dengan bisnis Anda. Selalu berusaha untuk tetap update dalam berbisnis sama artinya dengan menjaga bisnis Anda senantiasa kompetitif.

Ada banyak trik di luar sana mengenai tata cara untuk memulai bisnis. Satu hal yang terpenting, Anda harus mencari tahu sendiri apapun yag berkaitan dengan bisnis yang ingin Anda bangun. Perjalanan setiap orang berbeda. Anda harus menentukan sendiri jalan Anda.

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Copyright © 2015. Dunia Bisnis dan Marketing - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger